Alat berat tangani tebing longsor Jalan Magelang-Semarang

antarajateng 11-02-19 17:27 lain-lain

Temanggung (Antaranews Jateng) - Dua alat berat digunakan untuk menangani tebing longsor di pinggir jalan raya Magelang-Semarang di Desa Ngipik, Pringsurat, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah. "Pagi ini kami menyingkirkan material longsor yang menutup saluran air dan bahu jalan," kata Kepala SKPD Tugas Pembantuan Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Cipta Karya Jateng Adhi Wirawan di Temanggung, Senin. Ia menuturkan rencananya semalam langsung akan ditangani tetapi melihat kondisi gelap dan pertimbangan badan jalan juga aman untuk lalu lintas dan hal itu hanya menutup bahu jalan dan tidak mengganggu lalu lintas maka dikerjakan pagi ini. Ia menuturkan material longsor dipindah ke seberang jalan karena diminta warga untuk digunakan sebagai tanah uruk jalan kampung. "Kebetulan ada masyarakat yang meminta material longsor, yang penting buat kami material bersih dari bahu jalan tersebut," katanya. Ia mengatakan dampak dari longsor ini tidak berpengaruh besar terhadap lalu lintas, tetapi ketika akan menyingkirkan material longsor dampaknya menjadi cukup besar, lalu lintas menjadi tersendat karena alat berat butuh area untuk bermanuver. Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) S 02 Pringsurat Secang batas Yogyakarta Suhendi mengatakan prinsipnya pihak Bina Marga Jateng selalu siap kalau ada kejadian longsor seperti ini. Ia menuturkan tim yang menangani ini dari Dinas Pekerjaan Umum, Binamarga, dan Ciptakarya Provinsi jateng dan darii penyedia jasa Armada. Pelaksana Tugas Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Temanggung Gito Walngadi mengatakan tebing longsor di pinggir jalan raya di Desa Ngipik, Kecamatan Pringsurat tersebut terjadi pada Minggu (10/2) sekitar pukul 16.30 WIB Menurut dia longsor dipicu oleh hujan deras yang terjadi di kawasan tersebut sejak Minggu siang mengakibatkan saluran air di sisi jalan tertutup longsor dan menutup bahu jalan selebar 5 meter, ketinggian tebing longsor sekitar 15 meter dan panjang 20 meter. Selain di Ngipik Kecamatan Pringsurat, katanya tanah longsor juga terjadi Desa Tawangsari, Kecamatan Wonoboyo pada Senin sekitar pukul 01.30 WIB. Ia mengatakan material longsor berupa tanah dan rumpun bambu menutup akses jalan Desa Tawangsari menuju Desa Wates Kecamatan Wonoboyo. "Tanah longsor sempat menutup total jalan, namun sekarang sudah dapat diatasi," katanya.