Ada Perpustakaan dan Ruang Menyusui

smcetak 17-01-19 00:04 nasional

RUANG tahanan di Mapolres Temanggung berubah total. Perubahan itu sudah mulai tampak sejak memiliki kantor baru di Jalan Suwandi-Suwardi. Di sini ruang tahanan telah dipisahkan tersendiri khususnya bagi tahanan pria, wanita, dan anak. Seperti pada ruang tahanan bagi anak dan perempuan itu tak sekadar ruang tahanan yang terkesan sempit, pengap, mengerikan. Akan tetapi sudah didesain sedemikian rupa sehingga ada dampak psikologis bagi penghuninya. Ruangnya pun lebih longgar dan memanusikan penghuninya. Kapolres Temanggung AKBP Wiyono Eko Prasetyo mengatakan, dengan perubahan interior ruang tahanan akan akan membuat mental orang yang sedang berperkara tidak merasa terpuruk. "Ruang tahanan anak dan perempuan sudah kami desain sedemikian rupa sehingga memberikan kebaikan psikologis, termasuk ada perpustakaan. Kemudian suasananya juga tidak suasana tahanan sehingga dengan seperti itu semoga mereka bisa memperbaiki diri pada saat di dalam tahanan, tidak malah drop secara psikologis, ujarnya kemarin. Menurut Wiyono, pihaknya juga banyak menangani kasus yang melibatkan pelaku anak, seperti belum lama ini terjadi perkelahian antarsiswa SMK dan mengakibatkan seorang korban meninggal. Lalu banyak pula kasus narkoba di beberapa kecamatan yang melibatkan sebagian pelajar. Dapat Apresiasi Selain tempat tahanan anak dan perempuan di gedung mapolres baru juga terdapat ruang pelayanan khusus sudah yang didesain sedemikian rupa sesuai dengan peraturan Kapolri seperti ruang kontrol, ruang konseling, ruang istirahat, ruang menyusui, dan ruang tamu. Dari pengamatan Suara Merdeka ruang tahanan yang menjadi satu dengan gedung Mapolres itu memang tampak lebih manusiawi. Khusus di ruang tahanan anak dilengkapi dengan wallpaper warna biru laut dengan berbagai ornamen dan memberikan kesan teduh, ceria, tidak menyeramkan. Berbeda dengan ruang tahanan di mako lama yang dirasa sempit dan lembap. Seperti pada kasus tawuran antardesa di sebuah kecamatan di Temanggung. Karena banyak orang terlibat, ruang tahanan sempit terpaksa berhimpitan dan sebagian ditempatkan di ruang lain. Konsep baru ruang tahanan turut mendapatkan apresiasi dari Kapolda Jateng Irjen Pol Condrokirono. Bangunan megah senilai Rp 16 miliar telah memberi ruang baru bagi tahanan terutama perempuan dan anak. Bentuk ruang tahanan lebih manusiawi dan dibedakan antara tahanan anak dengan orang dewasa, dan juga ada ruang tahanan perempuan dan ada ruang konseling. Perlu diketahui tugas dari kepolisian selain memelihara kamtibmas, penegakan hukum, juga tugas-tugas perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat, katanya. (Raditia Yoni Ariya-26)