Beras Kemasan Sachet Diminati Masyarakat

krjogja 10-01-19 19:32 nasional

TEMANGGUNG, KRJOGJA.com - Minat masyarakat membeli beras kemasan sachet ukuran 200 gram yang dikeluarkan Bulog tergolong tinggi. Dalam satu bulan, Bulog Subdivre Kedu rata-rata memasarkan sekitar satu ton. "Beras kemasan kualitas premium dari Bulog banyak diminati masyarakat, rata-rata permintaan per bulan mencapai satu ton," kata Kepala Bulog Subdivre Kedu Nani Yulianti, Kamis (10/01/2018). Dikatakan beras kemasan sachet diproduksi untuk melayani masyarakat yang berpenghasilan harian, teman-teman indekos dan hoby traveling sehingga dengan kemasan kecil akan lebih praktis. Harga beras ini katanya Rp 2.500 per sachet dan bisa diperoleh melalui Rumah Pangan Kita (RPK) mulai Juli 2018. Pemasarannya, menyeluruh baik di kota maupun desa, yang penting masuk dalam RPK. "Masyarakat berpenghasilan harian seperti tukang, anak kos, suka membelinya," ujarnya. Dia menyampaikan harga beras kemasan ini relatif stabil, disertai kualitas beras yang baik dan berasa enak karena merupakan beras kualitas dan pilihan. Sementara mengantisipasi lonjakan harga beras selama belum ada panen raya dan penyerapan gabah, dikemukakan Bulog menyelenggarakan operasi pasar beras medium dalam program ketersediaan pasokan dan stabilitas harga (KPSH) beras medium 2019. "Nanti digelar operasi pasar untuk menekan harga beras, tentu bila ada gejolak kenaikkan harga. Pada Operasi pasar itu, berapapun dipenuhi," katanya. Dikatakan stok beras untuk Subdivre Kedu ada 8.500 ton yang meliputi untuk wilayah Kabupaten Wonosobo, Kabupaten Temanggung, Kota Magelang, Kabupaten Magelang, Kabupaten Purworejo, dan Kabupaten Kebumen. Jumlah itu diprediksi aman untuk memenuhi sampai ada panen sekitar awal Maret 2019. (Osy)