Tersangka kasus tewasnya pelajar SMK Temanggung bisa bertambah

antarajateng 08-01-19 17:47 lain-lain

Temanggung (Antaranews Jateng) - Tersangka kasus tawuran di Kedu, Kabupaten Temanggung yang mengakibatkan pelajar SMK Satria Ganesha, Aditya Hisyam (17), meninggal dunia tidak menutup kemungkinan bisa bertambah, kata Kasat Reskrim Polres Temanggung AKP Dwi Hariyadi. "Hasil penyelidikan maupun penyidikan masih ada beberapa pelaku yang yang saat ini sedang didalami. Kemungkinan bisa ada tersangka lain dan masih dilakukan pendalaman," kata Dwi di Temanggung, Selasa. Dalam kasus tawuran antarpelajar dua SMK di Temanggung, Sabtu (5/1) malam, yang mengakibatkan seorang pelajar meninggal dunia tersebut, Polres Temanggung telah menetapkan dua orang tersangka yakni AD (18) warga Tlogorejo, Temanggung dan AG (18) warga Kandangan Temanggung. Kedua tersangka adalah siswa dari salah satu SMK swasta di Temanggung. Dalam kasus tersebut, pihaknya telah memeriksa delapan saksi, baik dari pihak SMK tempat sekolah korban maupun siswa SMK dari tersangka. Polisi telah menemukan barang bukti berupa clurit yang digunakan tersangka AG untuk membacok korban. "Setelah dilakukan pencarian sejak kemarin, pada Selasa pagi senjata tajam berupa clurit yang digunakan tersangka untuk membacok korban telah ditemukan di sebuah parit tidak jauh dari lokasi tawuran," katanya. Selain clurit, barang bukti yang disita berupa pakaian korban juga pakaian pelaku saat melakukan perbuatan, termasuk sepeda motor yang digunakan tersangka. Beberapa bulan sebelumnya ada permasalahan antara siswa di dua SMK itu yang akhirnya berkelanjutan hingga terjadi tawuran. Peristiwa tawuran sudah beberapa kali terjadi dan kepolisian sudah sering melakukan pendekatan kekeluargaan karena mereka juga masih anak sekolah dan rata-rata masih di bawah umur. Kedua belah pihak pernah dikumpulkan, mulai guru, kepala sekolah, termasuk orang tua siswa. Mereka sepakat tidak akan melakukan perbuatan tersebut. Namun, ternyata masih terjadi.