KPU Gelar Lomba Pidato Kepemiluan

krjogja 12-12-18 15:11 nasional

TEMANGGUNG, KRJOGJA.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Temanggung menggelar lomba pidato kepemiluan tingkat pelajar SMA, MK dan SMK se Kabupaten tersebut sebagai bentuk pendidikan politik bagi pemilih pemula, Rabu (12/12). Ketua KPU Kabupaten Temanggung M Yusuf Hasyim mengatakan pemilih pemula dan pemilih muda rawan dimanfaatkan sebagai komoditas politik oleh mereka yang tidak bertanggungjawab. Mereka seringkali menjadi sasaran politik uang, hoax, dan kampanye hitam. "Tujuannya agar mereka berpihak dan menguntungkan kelompok tertentu demi kepentingan politik," katanya. Lomba pidato, terangnya, diharapkan mampu memberikan kesadaran pada peserta akan arti penting dan strategisnya posisi mereka dalam demokrasi khususnya pemilu. Yakni lanjutnya, sebagai agen perubahan, penjaga demokrasi untuk memerangi kolusi, korupsi, nepotisme dan penyimpangan demokrasi, yang merusak kehidupan berbangsa dan bernegara. "Melalui pidato ini, mereka sosialisasi tentang kepemiluan dan mengajak generasi sebaya untuk aktif dalam kepemiluan dan demokrasi," katanya. Yusuf Hasyim mengatakan KPU Temanggung mentarget partisipasi pemilih 90 persen pada pemilu 2019. Upaya itu ditempuh antara lain dengan gencarnya sosialisasi pada masyarakat. " Melalui lomba pidato ini diharapkan generasi muda mengajak warga untuk tidak golput, menyalurkan aspirasi, dengan merdeka, tanpa tekanan dan iming-iming materi," katanya. Komisioner KPU Temanggung Divisi Sosialisasi dan Partisipasi Masyarakat Henry Sofyan Rois mengatakan peserta dari siswa dan siswi SMA, MA dan SMK di Kabupaten Temanggung, mereka umumnya mengirim 4 peserta. " Ada puluhan peserta. Lomba pidato diharapkan dapat berdampak positif untuk kehidupan demokrasi di Indonesia," katanya. Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan Bupati Temanggung, Andristi menyambut positif adanya lomba pidato tersebut. Para siswa menjadi terpacu belajar dan memperdalam kepemiliuan dan demokrasi. Generasi muda adalah agen perubahan untuk memerangi money politik, dan golput serta memberantas korupsi. Lomba pidato, katanya, juga sebagai bekal para pelajar untuk masa depan dalam menempa karakter dan menyampaikan ide-ide pembangunan dan perubahan pada masyarakat. (Osy)