KPK Cek Aliran Suap PLTU Riau ke Anggota DPRD Temanggung

detik 13-11-18 15:01 umum

Jakarta - Seorang anggota DPRD Temanggung, Slamet Eko Wantoro, dicecar soal aliran uang terkait PLTU Riau-1. Selain Slamet, ada 3 orang saksi lainnya yang disebut sebagai swasta.Ketiga saksi dari swasta itu adalah Jumadi, Rochmat Fauzi Trioktiva, dan Mahbub. Tiga orang itu sudah selesai diperiksa, sedangkan Slamet baru saja datang siang tadi.Baca juga: Anggota DPRD Temanggung Dipanggil KPK Jadi Saksi Idrus Marham"Empat saksi ini kami duga merupakan bagian dari tim sukses salah satu calon di Pilkada Temanggung," ucap Kabiro Humas KPK Febri Diansyah kepada wartawan, Selasa (13/11/2018)."Kami mendalami informasi tentang dugaan aliran dana terkait PLTU Riau 1 untuk salah satu kontestan pada pilkada di Temanggung," imbuh Febri.Febri tidak menyebut siapa kontestan yang dimaksudnya itu, sementara empat orang saksi itu ditanya penyidik KPK untuk tersangka Idrus Marham. Lalu apa kaitan Pilkada Temanggung dengan perkara itu?Baca juga: Eni Minta Bantuan untuk Suami di Pilkada: Pak Kotjo Beri Rp 2 MDugaan aliran duit PLTU Riau-1 ke pilkada itu berawal dari keterangan Eni Maulani Saragih yang merupakan salah satu tersangka perkara itu. Eni mengaku meminta uang ke pengusaha bernama Johanes B Kotjo untuk kepentingan suaminya, Muhammad Al Khadziq, yang maju sebagai Bupati Temanggung dalam Pilkada Temanggung.Belakangan Khadziq terpilih sebagai bupati. Sedangkan Eni sudah dijerat KPK sebagai tersangka. Dia sedang menunggu jadwal persidangannya yang akan digelar di Pengadilan Tipikor Jakarta.Saksikan juga video 'Rumah Dirut PLN Digeledah KPK Terkait Kasus PLTU Riau-1':