Panduan Cetak Kartu Peserta Ujian CPNS 2018 sscn.bkn.go.id, Syarat Ikuti SKD

tribunnews 22-10-18 16:46 umum

TRIBUNJATENG.COM - Pelamar CPNS 2018 yang dinyatakan lolos seleksi administrasi akan masuk ke tahap selanjutnya, yakni Seleksi Kompetensi Dasar (SKD). Instansi memberikan persyaratan untuk pelamar CPNS 2018 saat mengikuti SKD. Satu di antaranya adalah, pelamar harus membawa Kartu Ujian CPNS 2018. Kartu tersebut bisa didapatkan di akun SSCN masing-masing pelamar melalui laman sscn.bkn.go.id. Berikut Tribunjateng.com paparkan cara cetak kartu tanda ujian peserta CPNS 2018. Pelamar hanya log in SSCN di laman sscn.bkn.go.id menggunakan NIK dan sandi. Saat ini fitur cetak kartu ujian CPNS 2018 belum bisa digunakan. Kartu Peserta Ujian CPNS 2018 (sscn.bkn.go.id) Hal ini dikarenakan portal SSCN masih digunakan untuk pengumuman hasil seleksi. Seperti yang diketahui, hingga saat ini pengumuman seleksi administrasi CPNS 2018 masih berlangsung. Selain itu, perlu diperhatikan apakan instansi yang anda pilih memberikan ketentuan terkait Kartu Ujian yang dicetak. Baca: Hal Mengerikan pada Jamal Khashoggi Terjadi Setelah Putra Mahkota Arab Saudi Tutup Teleponnya Baca: Cinta Segitiga Berujung Maut, Korban Sempat Ancam Habisi Keluarga Pelaku Baca: Link Pengumuman Seleksi Administrasi CPNS 2018 Pemkab Temanggung, 814 Orang Gagal karena Alasan Ini Baca: Tetangga Ungkap Kondisi Tubuh Model Cantik Rini Puspitawati Sehari Sebelum Meninggal Seperti Kementerian Keuangan (Kemenkeu) yang mewajibkan pelamar mencetak Kartu Ujian menggunakan printer laser pada kertas A4 agar barcode dapat terbaca scanner. Pelamar juga sebaiknya memperhatikan batas waktu wajib cetak kartu ujian. Seperti Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) yang menjadwalkan cetak kartu 23 Oktober-25 Oktober 2018. Sedangkan untuk lokasi dan jadwal tes SKD akan diumumkan oleh masing-masing instansi. Rencanaya SKD akan berlangsung 26 Oktober 2018 hingga 17 November 2018. Terkait SKD, pelamar akan mengerjakan 100 butir soal dengan waktu 90 menit. 1. Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) TWK perlu dilaksanakan karena CPNS 2018 adalah calon perekat NKRI, penjamin kesatuan dan persatuan bangsa. Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) meliputi pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, NKRI, nasionalisme, integritas, bela negara, pilar negara, dan Bahasa Indonesia. 2. Tes Intelegensia Umum (TIU) Tes ini dibuat untuk mengukur kecakapan pelamar CPNS 2018 dalam logika, verbal, figural, dan analisis. Selain itu, tes ini juga dibuat untuk melihat bagaimana pelamar CPNS 2018 memecahkan masalah dengan inovasi baru. Tes Intelegensia Umum meliputi kemampuan verbal, kemampuan numerik, kemampuan figural, kemampuan berpikir logis, kemampuan berpikir analitis. 3. Tes Karakteristik Pribadi (TKP) TKP bertujuan untuk melihat kemapuan pelamar CPNS beradaptasi, bekerja secara tim, IT, pelayanan, karakter, integritas, kemampuan menahan sebaran hoax dan SARA. TKP meliputi: sosial budaya, kreativitas dan inovasi, profesionalisme, jejaring kerja, integritas diri, semnagat berprestasi, kemampuan menggerakkan dan mengkoordinir orang lain, kemampuan bekerja sama dalam kelompok, pelayanan publik, teknologi informasi dan komunikasi, orientasi kepada orang lain, kemampuan beradaptasi, kemampuan mengendalikan diri, kemampuan bekerja mandiri dan tuntas, kemauan dan kemampuan belajar dan berkelanjutan. Baca: Jejak Budaya Jawa di Museum Ronggowarsito Baca: Ada yang Ngaku Sosok Dilan Asli, Pidi Baiq Langsung Bereaksi di Instagram Baca: Nostalgia Iklan TV Sariwangi Pelopor Teh Celup Indonesia Sebelum Dinyatakan Pailit Baca: Inilah 10 Rekomendasi Drakor Drama Korea yang Tayang Oktober 2018 Jumlah soal SKD adalah 100 butir dengan rincian; 35 TWK, 30 TIU, dan 35 TKP. Skor 5 untuk jawaban benar dan 0 untuk jawaban salah dalam TWK dan TIU. Sedangkan TKP: setiap jawaban bernilai 1-5. Dan untuk formasi umum, passing grade yang harus diraih adalah 15 jawaban benar TWK, 16 TIU dan 29 TKP bernilai 5. (iam/tribunjateng.com)