Berharap Tim Jateng Satu Grup

radarsemarang 25-01-14 12:20 travel

SEMARANG Senin (27/1) lusa, persiapan kompetisi Divisi Utama musim 2014 akan memulai babak baru. Perwakilan tim-tim kontestan termasuk PSIS Semarang akan diundang dalam manager meeting yang akan digelar di Kota Surabaya. Pelaksanaan manager meeting tersebut menjadi sangat krusial mengingat dalam agenda tersebut juga akan dibahas format kompetisi kasta kedua di Indonesia itu termasuk jadwal pelaksanaan kompetisinya. Manajer tim PSIS, Wahyu Liluk Winarto mengatakan, salah satu dalam agenda penting dalam momen tersebut terutama adalah soal pembagian wilayah. PSIS berharap pembagian grup bisa berjalan fair, disesuaikan dengan letak geografis. Kita berharap PSIS berada di grup yang berisi tim-tim Jateng, karena Semarang secara geografis berada di tengah. Apalagi tim-tim Jateng total ada 8 hingga 10 tim, jadi sangat logis kalau kita dijadikan dalam satu grup, beber Liluk. Pembagian grup tersebut lanjutnya, juga akan berhubungan dengan kekuatan finansial masing-masing tim termasuk PSIS di kompetisi nanti. Jika pembagian grup disesuaikan dengan letak geografis, otomatis tim-tim kontestan akan menghemat pengeluaran. Kalau tim asal Jateng di masukkan ke grup wilayah Timur atau Barat tentu secara finansial akan berat untuk melakoni laga away. Makanya harapan kami pembagian grup besok bisa dibagi sesuai letak geografis, lanjut Liluk. Untuk peserta kompetisi Divisi Utama 2014 sendiri dipastikan akan membengkak. Rancangan awal, akan ada 64 tim yang akan ambil bagian. Jumlah tersebut rencananya akan dibagi ke dalam delapan grup. Ada 10 tim asal Jateng yang tercatat akan tampil di Divisi Utama yaitu PSIS Semarang, Persitema Temanggung, Persipur Purwodadi, Persip Pekalongan, PPSM Magelang, Persis Solo, PSCS Cilacap dan Persiku Kudus. Kemudian dua tim lainnya yaitu tim yang musim lalu berlaga di kompetisi Liga Primer Indonesia (LPI) yaitu Persibangga dan PSIR Rembang yang dipastikan musim 2014 akan akan menambah kuota tim Jateng yang akan tampil di Divisi Utama. Untuk pastinya baik mengenai format kompetisi maupun pembagian jadwal akan dibicarakan dalam manager meeting besok. Tapi untuk jadwal kemungkinan besar akan mundur pada awal April setelah pemilu legislatif 9 April besok, pungkas Liluk. (bas/smu)