Teruskan Perjuangan Ayah

radarsemarang 08-12-14 12:41 nasional

Cerdas cermat merupakan keahlian Azalia Mutammimatul Husna, mahasiswa semester 7 Internasional Class di Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Salatiga. Ia sering menjadi utusan STAIN dan merupakan juara cerdas cermat se Jateng. Gadis kelahiran Karanggede, 21 Mei 1992 mengaku tidak menyangka bisa menjadi juara. Pasalnya, persiapannya dalam mengikuti lomba cerdas cermat di Temanggung terasa kurang. Saya hanya mengandalkan memori memori pelajaran masa lalu. Dan kita bisa mengalahkan sekolah lain yang lebih diunggulkan, merupakan kebanggaan tersendiri. Itu menunjukkan kualitas Salatiga lebih baik dari yang lain, ujarnya bangga. Husna, sapaan akrabnya, memang sejak SMA sudah mahir berbahasa Arab dan Inggris. Saya juga pernah mewakili STAIN mengikuti lomba pidato bahasa Arab dan Inggris, alhamdulillah, biasa jadi juara. Saya percaya dengan menguasai bahasa kita bisa menaklukkan dunia. Tapi masih ada yang kurang karena saya tidak bisa bahasa mandarin, tuturnya. Husna menambahkan, saya dia punya cita-cita menjadi dosen. Karena latar belakang keluarga saya adalah pengajar. Di rumah, ayah saya membangun sekolah TK sampai SMK. Setelah kuliah ini, saya ingin meneruskan perjuangan ayah untuk berbuat demi umat. Tapi syaratnya saya harus lulus dengan target IPK tiga koma delapan, harap dia.(mg14/sas/zal)