Kodam IV/Diponegoro Raih Juara Dua Porad ke-VIII

tribunnews 01-08-18 22:31 nasional

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Yayan Isro' Roziki TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Kontingen Kodam IV/Diponegoro meraih juara dua nasional dalam gelaran Pekan Olahraga Angkatan Darat (Porad) ke-VIII 2018, yang digelar di komplek Akademi Militer (Akmil) Magelang, 21-30 Juli 2018. Dalam gelaran yang memperlombakan tujuh cabang olahraga itu, kontingen Kodam IV/Diponegoro meraih tujuh emas tujuh emas, dua perak, dan tiga perunggu. googletag.cmd.push(function() { googletag.display('div-Inside-MediumRectangle'); }); "Sungguh menggemberikan. Untuk tingkat komando utama (Kotama) kita yang juara umum," kata Pangdam IV/Diponegoro, Mayjen TNI Wuryanto, di sela-sela penyambutan kontingen di Rumah Dinas Pangdam IV/Diponegoro Puri Wedari, Rabu (1/8). Poras ke-VIII 2018 diikuti oleh 18 kontingen dari Kotama/Badan Pelaksana Pusat (Balakpus) TNI AD. var unruly = window.unruly || {};unruly.native = unruly.native || {};unruly.native.siteId = 1082418; "Tahun ini, kita juara umum di tingkat Kodam se-Indonesia, dari tahun sebelumnya yang hanya juara empat," ucapnya. Pangdam mengaku sangat bangga atas pencapaian ini. Menurut dia, semangat juang kontingen menggambarkan ciri khas prajurit, yang berdedikasi tinggi, pantang menyerah, sportivitas, loyalitas dan soliditas tinggi. "Di tengah keterbatasan, kita bisa memberikan yang terbaik," ujarnya. Diakui, kendala dalam upaya meraih juara umum adalah persoalan sumber daya manusia (SDM). Dikatakan, hampir tak ada anggota yang berangkat dari dunia altet. "Tapi mereka punya dedikasi dan loyalitas tinggi. Di tengah rutinitas mengemban tugas yang begitu banyak, masih menyempatkan waktu untuk latihan," ucapnya. Atas prestasi ini, kontingen Kodam IV/Diponegoro mendapat uang pembinaan senilai Rp200 juta dari Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad). Selain itu, para atlet juga mendapat uang serta sertifikat penghargaan dari Pangdam IV/Diponegoro. Pecahkan Dua Rekor RenangSelain menjai juara dua nasional, anggota kontingen IV/Diponegoro juga berhasil memecahkan rekor yang telah bertahan selama delapan tahun, di kelas renang 50 meter gaya punggung. Atlet yang memecahkan rekor tersebut adalah Serda Aloysius Reckyardo. "Sangat bangga bisa memecahkan rekor di 50 meter gaya punggung, dengan catatan waktu 28: 80 detik. Dulu tercatat waktu tercepat atas nama Ajit H, dengan waktu 30:98 detik," ujar prajurit asal temanggung itu. Selain rekor 50 meter gaya punggung, atlet yang sama juga memecahkan rekor 100 meter gaya bebas, dengan catatan waktu 57:06 detik. Rekor sebelumnya terukir atas nama Rudi H, dengan catatan waktu 1:00:58 detik. "Saya berlatih cukup keras sebelum mengikuti Porad ini," kata dia. Selama di pemusatan latihan di Kali Bening, Magelang, Reckyardo mengaku berlatih keras hampir tiap hari, pada pagi dan sore hari. Dalam sekali latihan, ia berenang dengan total jarak sekitar lima kilometer (Km). "Pemusatan latihan selama tiga minggu sebelum perlombaan dimulai," ujar dia. (*)