UNS Solo Terjunkan 3.070 Mahaskswa KKN di 16 Provinsi

tribunnews 10-07-18 11:28 nasional

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Akbar Hari Mukti TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo melalui Unit Pengelola KKN Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) berangkatkan 3.070 mahasiswa peserta KKN perode IX, Selasa (10/7/2018). 3.070 mahasiswa KKN ini disebar di 304 desa di 16 Provinsi di seluruh Indonesia. Selain menerjunkan 3.070 mahasiswa KKN, UNS juga menerjunkan sebanyak 151 dosen pembimbing di lapangan. googletag.cmd.push(function() { googletag.display('div-Inside-MediumRectangle'); }); Ketua LPPM UNS, Sulistyo Saputro menerangkan dari jumlah tersebut, ada 2.559 mahasiswa yang disebar di 271 desa di Pulau Jawa. Sedangkan 511 mahasiswa diterjunkan di 33 desa di Luar Jawa. "Pelaksanaan KKN dilakukan selama 45 hari. Hingga bulan Agustus," terangnya. var unruly = window.unruly || {};unruly.native = unruly.native || {};unruly.native.siteId = 1082418; Sulistyo menuturkan, UNS juga membangun KKN berbasis kemitraan. KKN kemitraan adalah dengan tema yang berasal dari penelitian dosen, dan penerapannya bekerjasama dengan pemda setempat serta pembiayaan dari program Dikti. KKN berbasis kemitraan di Jateng di antaranya di Semarang, Wonosobo, Temanggung, Cilacap, Pemalang, Pangandaran, Klaten, Jepara, Banyumas dan Karanganyar. "Sedangkan untuk KKN berbasis lokasi di Jateng periode ini meliputi 8 Kabupaten yakni Surakarta, Boyolali, Sukoharjo, Wonogiri, Sragen, Karanganyar, Pati dan Grobogan," papar Sulistyo. Selain di Jateng, ia menuturkan KKN Kemitraan juga dilakukan di Jawa Timur dan Jawa Barat. "Di Jatim yakni mencakup Banyuwangi, Malang dan Gresik. Sedangkan Jabar di Bandung, Pangandaran dan Subang," urai dia. Sedangkan KKN di luar Jawa, menurutnya, para mahasiswa tersebar di 11 provinsi. Di antaranya Bangka Belitung, Sulawesi Tenggara, Nusa Tenggara Barat, Papua, Nusa Tenggara Timur, Maluku, Maluku Utara, Lampung, Sulawesi Selatan, Jambi dan Bali. "UNS juga ikut dalam kontingen KKN Kebangsaan ke Provinsi Lampung sebanyak 7 mahasiswa yang telah dilaksanakan hingga Mei lalu," ujarnya. Dirjen Pengembangan Kawasan Transmigrasi Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, HM Nurdin menambahkan, mahasiswa KKN yang diterjunkan di desa merupakan bagian dari implementasi Nawa Cita Joko Widodo. Menurutnya Fokus Nawa Cita di antaranya adalah membangun Indonesia dari daerah pinggiran. "Saat ini banyak jalan, jembatan, hingga fasilitas seperti posyandu dan sekolah yang dibangun di desa-desa dan perbatasan. Mahasiswa yang diterjunkan di desa, saya kira juga bagian dari mengoptimalkan Nawa Cita," papar dia. (*)