TAJUK: Detik-detik Pesta Demokrasi

tribunnews 22-06-18 06:58 nasional

Oleh Muslimah Wartawan Tribun Jateng TRIBUNJATENG.COM - Setelah hingar-bingar arus mudik dan balik pada Lebaran 2018, Indonesia kembali menghadapi hajatan besar yakni Pilkada serentak yang akan digelar 27 Juni 2018. Pemerintah sudah menginstruksikan agar demi suksesnya acara, tanggal tersebut menjadi hari libur nasional. googletag.cmd.push(function() { googletag.display('div-Inside-MediumRectangle'); }); Di Jateng, Pilkada serentak 2018 akan menjadi moment yang sangat bersejarah.Sebab, selain ada tujuh kabupaten/kota (Kabupaten Banyumas, Karanganyar, Kudus, Magelang, Temanggung, Kabupaten Tegal, dan Kota Tegal) yang akan memilih kepala daerah, provinsi var unruly = window.unruly || {};unruly.native = unruly.native || {};unruly.native.siteId = 1082418; ini juga akan memilih gubernur dan wakilnya periode lima tahun ke depan. Total ada 24 pasangan yang mengikuti Pilkada serentak di Jateng tahun 2018. Dua merupakan pasangan peserta Pilgub yakni Ganjar Pranowo-Taj Yasin (PDIP, PPP, Demokrat, dan Nasdem) dan Sudirman Said-Ida Fauziyah (Gerindra, PAN, PKS, dan PKB). Sementara di kabupaten/kota total diikuti 22 pasangan yakni dari Banyumas diikuti dua pasangan: Mardjoko-Ifan Haryanto (PPP, PAN, PKS, Gerindra, PKB, dan Golkar) dan Achmad Husein-Sadewo Tri Lastiono (PDIP, Nasdem, dan Demokrat). Pilkada Karanganyar juga diikuti dua pasangan yakni Rohadi Widodo-Ida Retno Wahyuningsih (Gerindra-PKS) dan Juliyatmono-Rober Christanto (PDIP, PPP, Hanura, PAN, Gerindra, PKB, Demokrat, dan Golkar). Yang juga diikuti dua pasangan adalah Pilbub Magelang yakni pasangan Zaenal Arifin-Rohadi Pratoto (PKS, Gerindra, dan Golkar) dan Zaenal Arifin-Edi Cahyana (PPP, Demokrat, PAN, PDIP,dan PKB). Pilkada Temanggung dan Kabupaten Tegal diikuti tiga pasangan. Di Temanggung yakni Bambang Sukarno-Matoha (PKB dan PDIP), Haryo Dewandono-Irawan Prasetyadi (Hanura, Demokrat, dan Nasdem) dan M Al Khadiq-Ibnu Heri Wibowo (Golkar, Gerindra, PAN, dan PPP). Sedang Tiga pasangan di Pilkada Kabupaten Tegal adalah Haron Bagas Prakosa-Drajat Adi Prayitno (Nasdem, Demokrat, dan PDIP), Umi Azizah-Sabilillah Ardie (PKB), dan Rusbandi-Fatchuddin (Golkar dan PPP). Kudus dan Kota Tegal masing-masing menawarkan lima pasangan untuk dipilih warganya. Di Kudus ada pasangan Ahwan-Hadi Sucipto (jalur perseorangan), Nor Hartoyo-Junaidi (jalur perseorangan), Masan-Noor Yasin (PDIP, Golkar, Demokrat, dan PAN), Muhammad Tamzil- Hartopo (PPP, Hanura, dan PKB) dan Sri Hartini-Setia Budi Wibowo (PBB, PKS, dan Gerindra). Sementara di Kota Tegal terdapat pasangan Dedi Yon Supriyono-Jumadi (PKS, Gerindra, Demokrat, PAN, dan PPP), Habib Ali Zaenal Abidin-Tanty Prasetyo Ningrum (Nasdem dan PKB), Herujito-Sugono (PDIP), Nursholeh-Wartono (Golkar), dan Ghautsun-Muslih Dahlan (jalur perseorangan). Bersama sejumlah daerah seperti Jatim dan Jabar, Pilkada serentak di Jateng dinilai rawan konflik serta bisa menjadi cerminan perolehan suara pada Pilpres dan Pileg 2019. Kita bersyukur karena sejauh ini semua berjalan aman terkendali dan semua tahapan pilkada dilalui secara lancar. Oleh karena itu, detik-detik menjelang pemungutan suara, Semua pemegang kepentingan wajib terus menjaga suasana kondusif. KPU dan Bawaslu hendaknya memastikan bahwa tidak ada warga yang kehilangan hak pilihnya. Di akhir Mei sebagai misal Bawaslu mencatat 196.840 pemilih belum memiliki kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP). Ini tentu harus segera diselesaikan karena terkait surat suara. Netralistas ASN, TNI dan Polri juga harus tetap dijaga karena profesionalisme dan integritas merupakan keniscayaan. (*)