Satu dari 2 Wanita yang Akan Melakukan Penusukan di Mako Brimob Bawa Surat, Begini Isinya

tribunnews 13-05-18 08:12 umum

TRIBUNJATENG.COM - Foto-foto dua wanita yang ditangkap aparat kepolisian beredar di media sosial. Keduanya diduga akan melakukan aksi penusukan terhadap anggota Brimob di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Sabtu (12/5/2018). Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol M Iqbal dalam keterangannya membenarkan soal penangkapan tersebut googletag.cmd.push(function() { googletag.display('div-Inside-MediumRectangle'); }); "Kedua orang yang dicurigai tersebut sedang diamankan untuk pendalaman selanjutnya," kata Iqbal seperti dikutip dari Kompas.com. Keterangan pihak kepolisian menyebutkan, kedua perempuan tersebut bernama Dita Siska Millenia dan Siska Nur Azizah. Satu dari dua wanita yang ditangkap (IST) var unruly = window.unruly || {};unruly.native = unruly.native || {};unruly.native.siteId = 1082418; Polisi menyita sejumlah barang bawaan mereka,berupa dua buah KTP, dua unit ponsel, dan satu buah gunting. Hasil interogasi kepolisian menunjukkan, keduanya berencana melakukan aksi penusukan terhadap anggota Brimob di Mako Brimob. Polisi telah membuat berita acara interogasi terhadap kedua perempuan tersebut. Kepolisian juga telah mengambil data dari ponsel masing-masing serta mengambil foto dan sidik jari mereka. Sejumlah foto pun beredar di media sosial. Barang sitaan polisi (IST) Tak hanya foto sosok dua wanita itu, ada juga foto gunting, KTP, dan sepucuk surat yang diduga ditulis oleh seorang di antaranya. Dari foto-foto yang beredar, tertulis di KTP nama Siska Nur Azizah yang merupakan wanita kelahiran Ciamis pada tahun 1996. Siska Nur Azizah bermukim di Kampung Legok 1, Indragiri, Panawangan, Ciamis. Ponsel yang disita polisi (IST) Ia belum menikah dan tertulis belum bekerja. Adapun Dita Siska Millenia kelahiran Temanggung tahun 2000. Dita tinggal di Dusun Jambon, Gemawang, Temanggung. Dia juga belum menikah dan belum bekerja. Di akun Facebook Katakita, tampak pula sepucuk surat yang diduga ditulis seorang di antara keduanya. Surat yang disita polisi (IST) Begini isi surat tersebut: Senandung Doa Ya Allah gantikanlah kepedihan dengan kesenangan dan jadikanlah kesenangan itu awal kebahagian dan sirnakan rasa takut ini menjadi rasa tentram. Ya Allah dinginkan panasnya kalbu dengan salju keyakinan dan padamkan baru jiwa dengan air keimanan, semoga jiwa dan raga ku di jalanmu ya Allah. Amien By Cule Lpu Beberapa netizen pun mengomentari isi surat tersebut. Afif Faturohman: Prmohonanny jiwa n raga dia d jalan Allah Swt, sdangkan Dia puny niatan utk menyakiti orang.Kq logikaku ga nyambung tah??? Jodie Romi Putra: Gue tau dia berniat melakukan kekerasan. Tapi entah kenapa, doa yang dia panjatkan begitu dalam...(tribunbogor/ardhi sanjaya)

Berita Terkait