Kapolres Temanggung Jamin Seleksi Calon Anggota Polri Clear and Clean

tribunnews 13-04-18 23:49 nasional

TRIBUNJATENG.COM, TEMANGGUNG - Polres Temanggung melakukan penandatanganan pakta integritas, pengambilan sumpah panitia dan peserta seleksi penerimaan anggota Polri 2018 di Gedung Graha Bhumi Phala kompleks Setda Temanggung, Jumat (13/4/2018). Hal tersebut dilakukan demi proses rekrutmen calon anggota Polri agar berjalan dengan bersih, transparan, akuntabel, humanis dan berkualitas serta tidak ada penyimpangan. Kapolres Temanggung AKBP Wiyono Eko Prasetyo mengatakan, berdasarkan data yang masuk di Bagian Sumber Daya (Bagsumda) Polres Temanggung, Animo masyarakat yang mendaftar sebagai anggota kepolisian di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, pada 2018 meningkat dibanding tahun lalu. googletag.cmd.push(function() { googletag.display('div-Inside-MediumRectangle'); }); "Animo peserta seleksi, baik itu untuk taruna Akademi Kepolisian, Bintara, dan Tamtama di Kabupaten Temanggung mengalami peningkatan, yakni pada 2017 hanya sebanyak 98 orang, sedangkan tahun 2018 sebanyak 132 orang," ujar Alumni Akpol 1999 ini. Wiyono menyebutkan dari 132 orang yang sekarang lulus pemeriksaan awal di tingkat Polres Temanggung, yakni Taruna Akpol sebanyak 13 calon taruna dan 1 calon taruni, Bintara tugas umum 88 orang laki-laki dan 13 perempuan, kemudian untuk bintara khusus yang dari kimia 1 orang, dan untuk tamtama 9 orang. var unruly = window.unruly || {};unruly.native = unruly.native || {};unruly.native.siteId = 1082418; "Setelah ini mereka akan mengikuti tahapan seleksi di tingkat Polda Jateng bersama dengan peserta dari kabupaten/kota lainnya," ungkapnya. Ia menuturkan penandatangan pakta integritas ini dilakukan oleh calon peserta, orang tua, dan panitianya disumpah. "Mereka disumpah untuk mentaati aturan dalam proses seleksi penerimaan anggota Polri, agar tidak melanggar hukum, tidak melakukan KKN, tidak melakukan kecurangan dan lainnya," jelasnya. Ia menuturkan dengan adanya penandatanganan pakta integritas yang dihadiri LSM, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, dan takoh masyarakat ini diharapkan pelaksanaan rekrutmen anggota Polri terlaksana dengan bersih, transparan, akuntabel, dan "clear and clean". "Jadi benar-benar tidak ada penyimpangan, tidak ada kecurangan sehingga diperoleh anggota Polri terbaik," pungkasnya. Ia mengatakan dengan penandatanganan pakta integritas ini maka semua memiliki komitmen untuk menghindari segala bentuk kecurangan dalam seleksi anggota Polri di tahun anggaran 2018. (tribunjateng/humas polres temanggung)