Empat Daerah Tingkat Penularan Tinggi

radarsemarang 11-01-18 14:15 nasional

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG Berdasar catatan Gerakan Rakyat Anti Madat (GERAM) Jawa Tengah, ada empat daerah yang memiliki risiko penularan HIV/AIDS paling tinggi. Salah satu media penularannya dari penggunaan jarum suntik. Demi menekan angka penularan HIV/AIDS serta penyalahgunaan jarum suntik di kalangan remaja, Aktivis GERAM Jawa Tengah perkuat koordinasi dengan Komisi Perlingungan HIV/AIDS (KPA). Sekretaris KPA Jateng, Zaenal Arifin mengatakan GERAM sebagai organisasi masyarakat (ormas) strategis di bidang pencegahan narkoba harus berperan aktif dalam menanggulangi penyalahgunaan jarum suntik yang marak di kalangan anak muda. Lebih baik kita bersama-sama mengedukasi masyarakat. GERAM punya peran dalam penjangkauan penggunaan alat suntik. Ini sangat penting untuk penanggulangan HIV/AIDS, ungkapnya saat menerima Ketua DPD GERAM Jateng, Havid Sungkar, baru baru ini. Zaenal mengungkapkan, pengguna jarum suntik (penasun) mendominasi kasus penularan HIV/AIDS di Jawa Tengah. Pihaknya bahkan menemukan paling tidak empat daerah yang kasus penularannya tinggi dibanding daerah lainnya. Yakni, Kota Salatiga, Semarang, Solo dan Temanggung. Kalau bisa menggaet beberapa mitra untuk melakukan penjangkauan ke daerah-daerah tersebut. Apalagi, di Semarang banyak kasus penasun tetapi sulit ditangani, bebernya. Menurut Zaenal, pihaknya melakukan operasi intelejen untuk masuk ke lokasi-lokasi rentan penggunaan jarum suntik. Ia berharap, GERAM dapat masuk ke dalam wilayah-wilayah yang memiliki risiko tinggi. Apalagi anak-anak muda banyak yang terkena kasus narkoba. Seperti di area lapas di Jateng terdapat 300 penghuninya yang menggunakan narkoba. Ini patut kita waspadai bersama, tandasnya. (tsa/zal)

Berita Terkait