Libatkan Anjing Pelacak Bom

radarsemarang 25-12-17 19:49 travel

RADARSEMARANG.COM, TEMANGGUNG Tim Brimob Polda Jawa Tengah, Sabtu (23/12) lalu menyisir sejumlah gereja di Temanggung. Penyisiran yang juga melibatkan anjing pelacak K9 milik Polres Temanggung ini untuk memberikan rasa aman bagi umat Kristen dan Katolik yang akan merayakan Natal. Petugas yang membawa metal detector memeriksa seluruh sudut di dalam dan luar gereja. Kapolres Temanggung AKBP Wiyono Eko Prasetyo mengatakan, sterilisasi dilakukan oleh personel Brimob yang lebih profesional sesuai kompetensinya. Dalam sterilisasi kali ini, tim Gegana melakukan pemeriksaan secara detail di setiap sudut-sudut gereja, selain itu kami datangkan pula anjing pelacak khusus pelacakan bahan peledak dari K9 Polres Temanggung , terang Wiyono. Selama pengamanan Natal dan Tahun Baru, Polres temanggung mendapatkan tambahan 5 personel Brimob yang memiliki kemampuan sterilisasi dan tambahan kekuatan 15 personel Brimob yang punya kemampuan dalmas. Petugas tambahan ini akan digerakkan dalam patroli skala besar bersama instansi terkait seperti Kodim, Dishub, dan Satpol PP. Sterilisasi diutamakan pada gereja-gereja besar di dalam kota, seperti Gereja Santo Petrus Santo Paulus, Gereja Pantekosta, dan Gereja Shekinah. Saat perayaan Natal, pengunjung juga akan diperiksa oleh pihak gereja. Kami minta bantuan pihak gereja, kami mengawasi dan pihak gereja yang memeriksa pengunjung biar lebih luwes, jelasnya. Ia juga mengimbau kepada jemaat agar tidak membawa tas yang terlalu besar sehingga mempermudah pemeriksaan. Romo di Gereja Santo Petrus Santo Paulus Mikael Walidi, 50, mengaku senang dengan datangnya anggota kepolisian yang menyeterilkan gereja sebelum perayaan Natal. Kami mengucapkan terima kasih kepada aparat yang sudah menyeterilkan gereja kami, dengan sterilisasi ini tentunya jemaat kami bisa beribadah dengan lebih hikmat karena mengetahui gereja kami aman, tutur Mikael. Dalam pengamanan Natal dan Tahun Baru, Polres Temanggung mendirikan tiga pos pengamanan yang merupakan pengamanan melekat gereja-gereja. Setiap pos pengamanan diisi 56 personel yang bertugas. Selain itu, kata Wiyono, juga ada pos pelayanan di depan terminal yang selalu ramai. Pos di terminal tidak hanya dalam rangka pengamanan Natal, tapi juga Tahun baru. Kemudian juga ada pos terpadu di Alun-Alun Temanggung yang personelnya lebih lengkap, ada Damkar, BPBD, Dinas Kesehatan, Dishub, Satpol PP, Polri, dan TNI. (jpg/ton)