Belum Ada Rekomendasi, Golkar dan PDIP Pastikan Incumbent?

krjogja 14-11-17 19:22 nasional

TEMANGGUNG, KRJOGJA.com - Dewan Pimpinan Daerah II Partai Golongan Karya Kabupaten Temanggung membantah telah ada rekomendasi dari DPP partai tersebut tentang siapa calon Bupati Temanggung yang akan maju Pilkada 2018. Sementara DPC PDIP memastikan rekomendasi akan jatuh pada Mulyadi Bambang Sukarno yang kini menjabat Bupati Temanggung. "Belum ada rekomendasi cabup di Golkar, siapa yang akan maju baru dibicarakan di DPD I Partai Golkar Jateng Rabu (15/11/2017)," kata Penasihat DPD II Partai Golkar Kabupaten Temanggung, Tunggul Purnomo, Selasa (14/11/2017). Dia mengatakan telah beredar kabar di media sosial bahwa DPP Partai Golkar telah mengeluarkan rekomendasi untuk calon bupati Temanggung pada pilkada 2018, yakni Al Hadziq. Namun ketika ditanyakan pada Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Temanggung, bahwa hingga saat ini belum ada rekomendasi sehingga surat rekomendasi yang beredar itu palsu. Wakil Ketua DPRD Kabupaten Temanggung ini mengatakan sampai saat ini DPD II masih menunggu rekomendasi tersebut dari DPP Partai Golkar. Menurut dia mesin politik partai masih sangat menentukan dalam perolehan suara pilkada, terutama di kawasan perdesaan, apalagi kalau figur yang diusung belum banyak dikenal masyarakat. Menurutnya belum turunnya rekomendasi calon bupati tersebut, sebagai terlambat, karena pendaftaran bakal calon bupati pada awal Januari 2018 atau kurang dari dua bulan. " Idealnya minimal kurang dari enam bulan sudah diumumkan, karena yang lama itu membangun koalisi," katanya. Dia mengaakan incumbent Bupati Temanggung, Mulyadi Bambang Sukarno suaranya masih kuat. Sedangkan pengurus DPC PDIP Temanggung Intan Kurniasari mengatakan belum ada rekomendasi dari DPP terkait siapa yang dipilih untuk maju pada Pilkada 2018, " Belum ada rekomendasi, tetapi khans tetap kuat pada Mulyadi Bambang Sukarno, semoga nanti jatuh pada beliau," katanya. Untuk pasangannya, dia mengatakan masih belum ada kepastian pada siapa. Semua pembicaraan yang akan diusung dibicarakan di DPP, sementara DPC hanya bersifat menyampaikan siapa yang mendaftar di sebagai calon wakil bupati, yakni Irawan Prasetyadi, Eko Hartanto dan Mathoha. (Osy)