Potensi Wisata Temanggung dan Magelang Siap Dikembangkan

antarajateng 10-11-17 07:23 lain-lain

Temanggung, ANTARA JATENG - Sejumlah potensi wisata di Kabupaten Temanggung dan Magelang, Jawa Tengah, siap dikembangkan untuk mendukung keberadaan Candi Borobudur, kata anggota Komisi V DPR RI Sudjadi. Sudjadi di Temanggung, Kamis, mengatakan ada usulan dari beberapa kepala desa di Kabupaten Temanggung dan Kabupaten Magelang agar potensi wisata di daerahnya bisa dikembangkan. Ia menyampaikan hal tersebut pada rembug bersama pengembangan kawasan Soropadan-Mangunsuko di Pendopo Pengayoman Kabupaten Temanggung dengan narasumber Direktur Program Doktor untuk Arsitektur dan Perencanaan Universitas Gadjah Mada Prof Ir Windu Nuryanti, M.Arch, Ph.D. Hadir dalam acara tersebut, antara lain Bupati Temanggung Bambang Sukarno, Sekretaris Daerah Pemkab Magelang Eko Triyono, sejumlah kepala dinas serta kepala desa Kabupaten Temanggung maupun Magelang. Sudjadi menyebutkan di Temanggung ada kawasan strategis di jalur Semarang-Borobudur yang bisa dikembangkan, yakni di Desa Soropadan, kemudian di Kabupaten Magelang di sekitar jembatan gantung Mangunsuko dan Desa Seloprojo. Ia menuturkan kalau masyarakat setempat siap daerahnya dikembangkan menjadi kawasan wisata pihaknya siap membantu untuk mengusulkan ke pusat, terutama untuk pengembangan infrastrukturnya. Sementara itu Windu Nuryanti mengatakan Soropadan merupakan kawasan strategis yang bisa dikembangkan menjadi wisata pertanian. "Soropadan yang terletak di pinggir jalan raya Semarang-Borobudur ini memiliki bukit dan kawasan persawahan sehingga panoramanya indah," katanya. Menurut dia, kawasan tersebut bisa menjadi rest area bagi wisatawan mancanegara yang akan berkunjung ke Borobudur melalui pintu masuk Pelabuhan Tanjung Emas Semarang. "Kawasan tersebut bisa dikembangkan dengan catatan tidak merusak alam, apalagi daerah tersebut sudah ditetapkan sebagai sawah lestari sehingga tidak boleh didirikan bangunan permanen," katanya. Mantan Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tersebut menuturkan untuk sekitar jembatan gantung yang menghubungkan Desa Mangunsuko dan Sumber bisa dijadikan kawasan wisata sungai yang dikemas sebagai wisata edukasi. Ia mengatakan kawasan tersebut tinggal memoles saja sehingga tidak merusak kelestarian alam. Menurut dia, yang perlu diperhatikan adalah karena daerah tersebut termasuk kawasan rawan bencana Merapi maka perlu dipasang tanda bahaya atau alat peringatan dini yang bisa ditonjolkan sebagai bagian dari wisata itu sendiri. Bupati Temanggung Bambang Sukarno mendukung rencana pengembangan kawasan Soropadan sebagai tempat wisata. "Kami sangat mendukung program tersebut agar kesejahteraan masyarakat meningkat," katanya.