Produktivitas Tembakau Di Temanggung Meningkat

antarajateng 09-11-17 21:41 lain-lain

Temanggung, ANTARA JATENG - Produktivitas tembakau di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, pada panen 2017 meningkat dibandingkan dengan tahun 2016, meskipun luasan tanaman menurun, kata Kepala Bidang Perkebunan, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Kabupaten Temanggung, Untung Prabowo. Untung di Temanggung, Kamis, mengatakan panen tembakau tahun ini setiap hektare tanaman tembakau bisa memproduksi 650 kilogram hingga 750 kilogram tembakau rajangan kering, sedangkan tahun lalu setiap hektare hanya menghasilkan sekitar 400 kilogram. Ia mengatakan luas tanaman tembakau tahun ini 16.636 hektare, sedangkan tahun 2016 sekitar 17.000 hektare. Ia mengatakan meningkatnya produksi tembakau 2017 karena didukung cuaca yang baik sejak awal masa tanam hingga panen raya. "Cuaca sangat berpengaruh, baik terhadap kualitas maupun terhadap kuantitas tembakau," katanya. Ia mengatakan kualitas dan kuantitas tembakau tahun 2017 sangat menurun, karena cuaca saat itu sangat tidak mendukung, karena hampir sepanjang 2016 terjadi hujan. Ia mengatakan hingga saat ini memang masih ada petani yang belum selesai panen terutama di daerah Temanggung selatan, namun jumlahnya hanya beberapa petani saja. "Masih ada yang belum selesai panen tetapi tidak banyak, terutama di Kecamatan Selopampang dan Tembarak," katanya. Ia menuturkan harga tembakau tahun ini lebih baik dibanding 2016. Tahun ini harga tembakau sebelum turun hujan berkisar antara Rp30 ribu hingga Rp250 ribu per kilogram. Sedangkan harga tembakau tahun 2016, berkiasar Rp15 ribu hingga Rp75 ribu per kilogram. Ia mengatakan setelah turun hujan di awal Oktober 2017, harga tembakau mulai turun karena kualitasnya juga menurun.