Usia 3 Tahun, Untidar Lari Kencang

krjogja 02-04-17 06:14 edukasi

MAGELANG (KRjogja.com) - Usia 3 tahun banyak dianalogikan seperti seorang bayi yang baru mulai belajar merangkak atau berjalan. Analogi tersebut sesuai dengan Universitas Tidar Magelang (Untidar) yang tengah melakukan Dies Natalis ke-3 sebagai Perguruan Tinggi Negeri. Namun, bayi tersebut tak hanya mulai belajar merangkak atau berjalan, tapi mulai berlari kencang. "Kali ini 'Inovatif, Produktif dan Akseleratif' merupakan tema Dies Natalis ke-3 sekaligus merupakan pembuktian, harapan dan janji Untidar kepada seluruh sivitas akademika, masyarakat Kota Magelang khususnya serta seluruh rakyat Indonesia bahwa pendidikan akan membawa kita pada kehidupan yang lebih baik. Kami sedang menata Kampus baik secara akademik maupun sistem Pendidikan," kata Rektor Untidar, Prof Dr Cahyo Yusuf saat puncak Dies Natalis Untidar ke-3 di Auditorium Kampus Untidar, Sabtu (01/04/2017). Lari kencang Untidar dibuktikan dalam kurun waktu singkat (1 April 2014 hingga 1 April 2017), kata Cahyo, Untidar telah berkembang pesat terutama pada bidang infrastruktur, media pembelajaran serta alat-alat laboratorium pendukung perkuliahan. Pembangunan infrastruktur di Kampus Tuguran terus dipercepat untuk menampung total sekitar 5500 mahasiswa pada tahun akademik 2017/2018. Selain itu, juga mempersiapkan kampus-kampus baru di beberapa tempat. Seperti di Sidotopo, Kota Magelang untuk Fakultas Kedokteran dan tanah di Mertoyudan, Kabupaten Magelang, untuk rumah sakit pendidikan. Selain itu juga di Grabag masih di Kabupaten Magelang untuk Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan dan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, serta tanah di Bandongan untuk Fakultas Pertanian. Tak hanya itu, sebuah tanah di Kledung, Kabupaten Temanggung juga disiapkan untuk Program Studi Akuakultur dan Program Studi Teknologi Hasil Perikanan, dan sebidang tanah di Selomerto, Wonosobo untuk Program Studi Peternakan dan Program Studi Perkebunan. Menristekdikti Mohamad Nasir saat sambutannya dalam acara Dies tersebut, mengapresiasi segala upaya dan usaha yang dilakukan oleh Untidar, terutama dalam pengembangan Kampus. "Saya sedikit napak tilas, tahun 1992 saya pernah mengajar disini. Dan saya apresiasi perkembangan sekarang, dulu yang daftar disini sangat sedikit, sekarang luar biasa, ini tandanya berhasil," katanya, diiringi riuh tepuk tangan sivitas Untidar. (Bag)