Kantor KPU Digeruduk Parpol

magelangekspres 17-10-17 02:48 nasional

TEMANGGUNG Sejumlah partai politik (Parpol) di Kabupaten Temanggung menggeruduk Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Temanggung untuk menyerahkan persyaratan di hari terakhir pendaftaran peserta Pemilu 2019. Wajib, bagi parpol yang akan meramaikan atau ikut pada Pemilu 2019, wajib memenuhi persyaratan sebagai parpol peserta, kata Komisioner KPU Temanggung Divisi Hukum Yami Blumut, Senin (16/10). Sejak pendaftaran dibuka, beberapa parpol baik itu parpol baru maupun lama sudah berkonsultasi dan menyerahkan persyaratan. Adapun parpol yang sudah menyerahkan syarat pendaftaran yakni Partai Perindo, Nasdem, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Partai Gerindra, Partai Kesejahteraan Sosial (PKS), Partai Demokrat dan Partai Golkar. Hingga Senin pukul 13.12 WIB, baru lima parpol yang syarat berupa bukti fisik daftar anggota dan data di Sistem Informasi Partai Politik (Sipol) yang sudah sesuai. Sedangkan beberapa partai yang sudah menyerahkan syarat belum sesuai data antara bukti fisik dan data yang ada di Sipol. Bagi yang sudah memenuhi persyaratan langsung kami berikan surat tanda terima seperti Partai Perindo, PDIP, Partai Gerindra, PKS, dan Partai Golkar. Bagi yang belum singkron antara data Sipol dan hardcopynya kami kembalikan untuk diperbaiki, terangnya. Yami menambahkan, sesuai dengan peraturan yang berlaku, maka pendaftaran akan dibuka hingga Senin (16/10) pukul 24.00 WIB. Namun pencocokan data bisa dilakukan lebih dari batas akhir pendaftaran, mengingat pencocokan data membutuhkan waktu yang tidak sedikit. Terdapat 16 parpol yang ada di Temanggung. Partai tersebut yaitu PKPI, PBB, PDIP, PKB, PPP, Partai Gerindra, Partai Hanura, Partai Demokrat, PKS, Partai Golkar, Partai Nasdem, PAN, PSI, Partai Berkarya, Partai Idaman, dan Perindro. PSI, Partai Berkarya, Partai Idaman dan Perindo merupakan partai baru dan bukan peserta pemilu periode sebelumnya, terang Yam Parpol yang tidak mendaftar sebagai peserta Pemilu 2019 di KPU terancam tidak dapat mengikuti, demikian halnya pada parpol tidak memenuhi persyaratan sehingga tidak mendapat tanda terima pendaftaran. Sementara itu Ketua Partai Golkar Joko Yuwono mengatakan, sebelum diserahkan ke KPU, pihaknya telah meneliti dengan seksama antara data pendukung di Sipol dan hardcopy-nya. Kami memang sedang fokus ke pemenuhan persyaratan sebagai parpol peserta Pemilu 2019 mendatang, terangnya. (set)

Berita Terkait