Bencana Cianjur, Muhammadiyah Magelang kirim relawan

antarajateng 08-12-22 06:01 lain-lain

Magelang (ANTARA) - Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, melalui Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) dan Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shodaqoh Muhammadiyah (Lazismu) mengirim enam relawan bidang pertukangan ke Cianjur, Jawa Barat. Ketua MDMC Kabupaten Magelang Didik Wahyu Nugroho di Magelang, Rabu, mengatakan enam relawan bidang pertukangan tersebut, yakni Saman Hudi, Zaenal Abidin, Bintoro, Budi Priyanto, Mayar, dan Muhtarhadi. "Mereka akan bertugas hingga 19 Desember 2022 di Desa Sukamulya, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur. Relawan Kabupaten Magelang berangkat bersama relawan dari Temanggung dan Kendal," katanya. Ia menyampaikan bahwa MDMC dengan dukungan Lazismu diberi kepercayaan untuk ikut berpartisipasi dalam respons tanggap darurat di Cianjur. Saat ini para relawan sedang melaksanakan tugas di lokasi pembangunan hunian darurat. "Hal ini merupakan amanah yang harus ditunaikan dengan sebaik-baiknya," kata Didik. Ia mengatakan para relawan yang dikirim memiliki kemampuan di bidang pertukangan, tugasnya fokus membantu pembuatan hunian darurat bagi para korban bencana yang rumahnya rusak akibat bencana gempa beberapa waktu lalu. "Walaupun sifatnya sementara, semoga ini membantu para korban khususnya terkait kebutuhan tempat tinggal sebelum rumah tahan gempa dibangun," katanya. Ketua Lazismu Kabupaten Magelang Imron Rosidi menyampaikan bahwa Lazismu selalu mendukung MDMC dalam tanggap darurat bencana sebagai perwujudan One Muhammadiyah One Response, yakni program sinergi dan pelibatan berbagai unsur di Muhammadiyah dalam kegiatan penanggulangan bencana. Menurut dia, selama ini telah terjalin koordinasi antara Lazismu dan MDMC Kabupaten Magelang dalam menjalankan tugas-tugas sosial dan kemanusiaan khususnya dalam respons mitigasi bencana. Sejak terjadinya bencana, kata dia, Lazismu langsung melakukan penggalangan dana untuk membantu para korban bencana di Cianjur, salah satu bentuk bantuan adalah untuk kepentingan pembangunan hunian darurat.