Wagub Jateng dukung upaya lindungi

antarajateng 26-09-22 20:27 olahraga

Semarang (ANTARA) - Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mendukung upaya-upaya dalam memberikan perlindungan kepada para atlet dari berbagai risiko yang dihadapi saat bertanding maupun tidak. "Atlet mempunyai risiko ketika melakukan pertandingan, latihan, dan sebagainya, maka perlu perlindungan kepada para atlet, salah satunya kerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan," katanya di Semarang, Senin. Hal tersebut disampaikan Wagub menanggapi ditandatanganinya kerja sama Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Jateng dengan BPJS Ketenagakerjaan untuk melindungi para atlet. Menurut dia, para atlet sangat rentan mengalami kecelakaan kerja, baik saat sedang bertanding, maupun latihan, yang berisiko mengalami cedera fisik sehingga perlu jaminan perlindungan. "Dengan adanya jaminan perlindungan tersebut, para atlet di semua cabang olahraga semakin semangat berlatih dan meningkatkan prestasi olahraga Jateng," ujarnya. Baca juga: Atlet Tarung Drajat bersyukur terima Rp40,6 juta klaim JKK Di sisi lain, Gus Yasin, sapaan akrab Wagub Jateng, berharap KONI Jateng dapat menghasilkan program-program olahraga Jateng beberapa tahun ke depan. Deputi Direktur BP Jamsostek Kanwil Jawa Tengah-Daerah Istimewa Yogyakarta Cahyaning Indrasari menambahkan, para atlet mempunyai risiko tinggi mengalami kecelakaan kerja saat bekerja sehingga upaya perlindungan kecelakaan sangat diperlukan bagi mereka. Menurutnya, perlindungan dari BP Jamsostek sangat penting bagi para atlet untuk mendapat jaminan pelayanan kesehatan saat mengalami kecelakaan kerja, jaminan hari tua, serta santunan kematian. "Saya kira ini sangat penting, jadi apabila atlet, ofisial, pelatih, wasit sudah terlindungi, maka tidak perlu lagi dari organisasi merasa cemas dan sudah aman karena ada BP Jamsostek yang akan memberikan perlindungan, katanya. Selain jaminan perlindungan kecelakaan kerja, BP Jamsostek juga memberikan jaminan hari tua sehingga para atlet bisa mempersiapkan dari sekarang untuk masa depannya dan saat berusia lanjut dan sudah tidak sebagai atlet, kehidupannya akan sejahtera. Baca juga: Pemkab Batang gelontorkan Rp500 Juta untuk atlet berprestasi Baca juga: Perenang muda berbakat Temanggung dilirik beberapa daerah Baca juga: Banyak atlet esport potensial di Jawa Tengah