Bupati Temanggung ingatkan pabrik rokok beli tembakau petani

antarajateng 30-08-22 05:20 ekonomi

Temanggung (ANTARA) - Bupati Temanggung M. Al Khadziq meminta pabrik rokok membeli tembakau hasil panen petani tahun ini dengan harga tinggi karena biaya produksi menanam dan mengolah tembakau semakin tinggi. "Biaya tanam dan biaya pengolahan tembakau tahun ini naik berlipat ganda akibat cuaca yang berubah-ubah," kata Al Khadziq dalam siaran pers saat berkunjung ke PT Gudang Garam Kediri, Senin. Seperti diketahui pada musim kemarau basah tahun ini, sering turun hujan meskipun saat kemarau dan kondisi ini cukup berat bagi petani tembakau. Di Kediri Bupati Temanggung bertemu dengan Direktur Produksi PT Gudang Garam Andik Wahyudi, Direktur Pengolahan Slamet Budiyono, dan General Manager Penerimaan Bahan Baku Anton. Lebih lanjut Khadziq meminta agar pabrik rokok membeli tembakau Temanggung dengan harga tinggi supaya para petani bukan saja bisa menutup biaya produksi, tetapi juga mendapatkan keuntungan ekonomi. Ia memperkirakan produksi tembakau Temanggung tahun 2022 mengalami penurunan akibat perubahan iklim. Diperkirakan tahun ini produksi hanya sekitar 8.000 sampai 10.000 ton tembakau kering dari rata-rata tahun sebelumnya 12.000 ton. Bupati meminta pihak pabrik untuk membeli habis tembakau Temanggung pada musim panen ini. Dia juga meminta agar PT Gudang Garam menghargai tembakau Temanggung sesuai dengan kualitasnya yang tinggi. Direktur Produksi PT Gudang Garam Andik Wahyudi menyampaikan komitmen perusahaannya untuk selalu menjaga hubungan dan kepercayaan dengan petani Temanggung, meski industri rokok kretek akhir-akhir ini mengalami kesulitan akibat kenaikan cukai rokok dan berbagai pembatasan aturan kesehatan. Direktur Pengolahan PT Gudang Garam, Slamet Budiyono sepakat agar harga jual tembakau tinggi maka semua pihak perlu sama-sama berkomitmen menjaga kualitas. "Saya sepakat, kalau menginginkan harga tinggi maka harus menjaga kualitas," katanya. Ia menyebutkan perwakilan PT Gudang Garam di Temanggung tahun ini rencananya akan membeli tembakau dengan kuota seperti tahun-tahun sebelumnya, yakni sekitar 15.000 ton. Rencana pembelian di gudang perwakilan Temanggung akan dimulai tanggal 2 September 2022.