Lengkap! 6 Rute Tol Yogya-Bawen

detik 06-08-22 21:48 ekonomi

Jakarta - Proyek Jalan Tol Yogyakarta-Bawen seksi 1 sepanjang 8,25 km tengah dimulai pelaksanaannya. Proyek ini memiliki total panjang 75,82 km dan ditargetkan selesai pada 2025. Jalan Tol Yogyakarta-Bawen membentang di dua provinsi, yaitu Provinsi Jawa Tengah sepanjang 67,05 km, dan di Provinsi Yogyakarta sepanjang 8,77 km. Dikutip dari situs resmi Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), Sabtu (6/8/2022), proyek Tol Yogyakarta-Bawen terdiri dari 6 seksi, yaitu: 1. Seksi 1 JC Sleman - SS Banyurejo sepanjang 8,25 Km.2. Seksi 2 SS Banyurejo - SS Borobudur sepanjang 15,26 Km ditargetkan selesai konstruksi tahun 2024 mendatang.3. Seksi 3 SS Borobudur - SS Magelang sepanjang 8,08 Km ditargetkan selesai konstruksi tahun 2025 mendatang.4. Seksi 4 SS Magelang - SS Temanggung sepanjang 16,26 Km ditargetkan selesai konstruksi tahun 2025 mendatang.5. Seksi 5 SS Temanggung - SS Ambarawa sepanjang 22,56 Km ditargetkan selesai konstruksi tahun 2025 mendatang.6. Seksi 6 SS Ambarawa - JC Bawen sepanjang 5,21 Km ditargetkan selesai konstruksi tahun 2024 mendatang. Baca juga: Tol Yogya-Bawen Lagi Dibangun, Ini Progresnya Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Danang Parikesit menjelaskan pembebasan lahan berjalan cukup kondusif. Namun masih ada beberapa persoalan teknis serta administrasi pertanahan yang segera dicarikan solusinya. Danang menegaskan tantangan pembangunan pada ruas Tol Yogya-Bawen ini menyangkut implementasi teknologi terowongan dan harus turut memperhatikan aspek lingkungan. "Saya meminta alat berat yang digunakan juga perlu ditambah supaya semakin mudah dalam meningkatkan capaian kinerja selama pelaksanaan konstruksi," kata Danang. Jalan Tol Yogyakarta-Bawen merupakan Segitiga Emas Joglosemar dan mendukung Kawasan pariwisata di Yogyakarta khususnya Candi Borobudur yang merupakan kawasan strategis pariwisata super prioritas. Selain itu, ada juga bangunan candi lainnya seperti Candi Prambanan dan Candi Ratu Boko. Tol Yogyakarta-Bawen akan meningkatkan konektivitas dan aksesibilitas antar wilayah dan mendukung pengembangan wilayah yang ada disekitarnya. Jalan tol ini juga diharapkan dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi, serta memangkas waktu tempuh perjalanan yang sebelumnya 3 jam menjadi 1,5 jam . "Selama pelaksanaan konstruksi juga harus menjaga keindahan bentang alam yang ada disana, dan terus mendorong terbangunnya Jalan Tol yang berkualitas untuk dapat digunakan oleh masyarakat," terang Danang. Baca juga: Keraton Tolak Lepas Hak Milik Sultan Ground buat Proyek Tol Yogya