Koperasi harus lebih inovatif

antarajateng 12-07-22 21:29 ekonomi

Temanggung (ANTARA) - Pemeriintah Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, meminta koperasi di daerahnya terus melakukan langkah inovatif serta kreatif dalam menghadapi tantangan dan persaingan persaingan antar-lembaga keuangan di era digital saat ini. Sekretaris Daerah Pemkab Temanggung Hary Agung Prabowo.mengatakan sebagai soko guru atau tiang perekonomian di Indonesia, seluruh lembaga koperasi wajib membuka kompetensi secara sehat dengan lembaga perbankan secara positif agar dapat terus tumbuh dan berkembang. Saat memimpin apel peringatan Hari Koperasi Tahun 2022 di Halaman Kantor Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan Kabupaten Temanggung, ia mengatakan, dengan perkembangan koperasi, kemungkinan besar perekonomian masyarakat juga akan semakin meningkat signifikan. "Saat ini hampir seluruh lembaga perbankan memanfaatkan gadget guna mengelola keuangan mereka serta menghidupkan lembaga masing-masing di tengah persaingan era digitalisasi. Mengapa koperasi tidak mencoba hal serupa agar dapat terus tumbuh dan berkembang demi majunya sektor perekonomian. Apalagi koperasi telah dipayungi undang-undang dan regulasi yang jelas," katanya. Baca juga: Sasar millenial, Pemkab Pekalongan minta koperasi ikuti perkembangan zaman Sementara Kepala Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan Kabupaten Temanggung Entargo Yutri Wardono menyampaikan Hari Koperasi merupakan sebuah momentum positif guna meningkatkan sinergi antar-penggiat koperasi yang ada di Kabupaten Temanggung. Apalagi, lanjutnya, di tengah upaya mengembangkan perekonomian yang terpuruk usai menghadapi dua tahun masa pandemi COVID-19 dan sangat berpengaruh terhadap seluruh sektor. "Kami ingin seluruh lembaga koperasi lebih bersinergi untuk menyatukan persepsi agar bermanfaat bagi seluruh anggotanya dan memberikan sumbangsih besar terhadap sektor perekonomian daerah yang sempat tersendat akibat pandemi. Terlebih, saat ini kami mencatat banyak koperasi yang tengah stagnan dan berjuang bangkit dari keterpurukan," katanya. Baca juga: Perkembangan dugaan korupsi di Solo, Kejari masih proses penyidikan Berdasar data yang ada, menurut dia, tercatat ada 634 lembaga koperasi di Kabupaten Temanggung. Namun demikian, hanya 174 saja yang masih aktif beroperasi dengan total aset mencapai Rp869.531.000.000 dan omset keseluruhan mencapai Rp555.563.000.000.