Usai Jalan-jalan di Candi Borobudur, Pas Banget Nyeruput Kopi Luwak di Sini

detik 22-06-22 15:41 travel

Magelang - Setelah berwisata ke Candi Borobudur, traveler bisa singgah di kedai kopi dekat Candi Pawon. Di sini, pengunjung bisa menikmati kopi asli Indonesia, termasuk kopi luwak. Namanya Pawon Luwak Coffee. Lokasinya berada di Dusun Brojonalan, Desa Wanurejo, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang. Tak hanya ngopi, pengunjung bisa berinteraksi dengan 7 ekor hewan luwak yang ada di sana. Selain itu, pengunjung yang datang akan mendapatkan edukasi tentang kopi luwak. "Akhir tahun 2013, Pawon Luwak Coffee mulai beroperasi. Jadi kita buka warung kopi, tetapi bukan warung kopi seperti kopi pada umumnya, tetapi kopi asli Indonesia yang diakui internasional. Nah ketemu kopi luwak," kata pemilik Pawon Luwak Coffee, Prana Aji, dalam perbincangan dengan detikJateng. Baca juga: Candi Prambanan, Tak Kalah Tenar dengan Borobudur Kopi Luwak, kata Aji, memang asli Indonesia. Hal tersebut selalu dia sampaikan kepada pengunjung atau tamu yang datang. "Kita punya produk yang asli Indonesia dan terkenal di dunia internasional," tuturnya. Pawon Luwak Coffee di Kabupaten Magelang. (Eko Susanto/detikJateng) Menurutnya, masih banyak masyarakat yang belum paham tentang kopi luwak. Untuk itu, pengunjung diberikan edukasi. "Kita terangkan kepada tamu yang ke sini itu. Kita terangkan dari awal proses display kopi di depan itu. Awal kopi itu seperti apa dimakan luwak itu bagaimana terus kotorannya itu seperti apa di situ ada semua sampai binatang pun (luwak) ada di belakang sana. Nah itu yang kita sampaikan kepada para pengunjung bahkan prosesnya juga bisa dilihat sangrai, bikin kopinya," katanya. Kopi yang disajikan di tempat itu ada dua jenis arabika dan robusta. Untuk arabika per bungkus dijual Rp400 ribu dan robusta Rp250 ribu. Kemudian arabika per cangkir Rp25 ribu dan robusta per cangkir Rp20 ribu. Sementara kopi luwak yang dijual diambil dari kebun kopi di Temanggung yang berbatasan dengan Wonosobo. "Lokasi saya ini dekat dengan Candi Pawon. Jadi setelah kunjungan dari Candi Mendut, Pawon, mereka (turis mancanegara) melihat display tertarik. Kita terima dengan diterangkan mereka penasaran di depan ada patung luwak," ujarnya. Sedangkan untuk kunjungan domestik, kata Aji, kebanyakan tamu datang pada saat akhir pekan. "Kalau domestik biasanya di akhir pekan, Sabtu dan Minggu. Mereka berwisata di seputaran Borobudur itu naik andong, sepeda, VW, jeep, juga ke sini," kata dia. Baca juga: Asyiknya Keliling Desa Wisata di Magelang Naik VW Safari Simak Video "Sandiaga Uno Harap Penataan Candi Borobudur Bisa Tarik 20 Juta Wisatawan"