Kebutuhan Terpenuhi, Temanggung Tak Dapat Tambahan Elpiji Bersubsidi

antarajateng 14-09-17 12:09 ekonomi

Temanggung, ANTARA JATENG - Hingga saat ini tidak ada tambahan kuota gas elpiji bersubsidi tiga kilogram di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, kata Sekretaris Tim Pengawasan Tata Niaga Elpiji Tiga Kilogram dan BBM jenis tertentu Pemkab Temanggung, Arief Mujiono. "Sampai hari ini kebutuhan masyarakat akan gas elpiji ukuran tiga kilogram masih bisa terpenuhi dengan baik," katanya di Temanggung, Kamis. Seperti diketahui di beberapa daerah di Jawa Tengah dalam beberapa hari terakhir mendapat tambahan gas elpiji bersubsidi tersebut karena masyarakat kesulitan mendapatkannya. Arief mengatakan sampai hari ini tetap menggunakan pasokan reguler, yakni 22.063 tabung per hari. Menurut dia Temanggung mendapatkan tambahan pasokan elpiji tiga kilogram sebanyak dua persen dari pasokan harian pada Idul Adha yang lalu, setelah itu normal kembali. Menyinggung kebutuhan elpiji tiga kilogram bersamaan masa panen tembakau yang biasanya meningkat, dia mengatakan hingga sekarang permintaan masih normal dan tidak ada gejolak di masyarakat terhadap permintaan BBM tersebut. Namun, pihaknya terus memantau perkembangan di masyarakat, kalau memang permintaan meningkat maka akan mengusulkan tambahan pasokan. Ia mengatakan saat memasuki masa panen tembakau biasanya permintaan gas elpiji meningkat karena banyak tenaga kerja atau petani yang kerja lembur yang membutuhkan tambahan konsumsi sehingga kebutuhan gas bertambah. Pemilik Pangkalan elpiji di Desa Kedungumpul, Kecamatan Kandangan, Kasman mengatakan sampai saat ini distribusi gas elpiji ukuran tiga kilogram berjalan lancar. Ia menuturkan pasokan berjalan lancar setiap hari dapat jatah antara 150 hingga 160 tabung untuk didistribusikan pada masyarakat.