NU Minta Pemda Jalankan Penguatan Pendidikan Karakter

antarajateng 10-09-17 04:36 lain-lain

Temanggung, ANTARA JATENG - Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Temanggung menyampaikan rekomendasi kepada Bupati Temanggung agar pemerintah kabupaten setempat menjalankan Peraturan Presiden Nomor 87 Tahun 2017 tentang Penguatan Pendidikan Karakter. Ketua Tanfiziah PCNU Kabupaten Temanggung Muhammad Furqon di Temanggung, Sabtu, mengatakan Perpres nomor 87 Tahun 2017 tentang Penguatan Pendidikan Karakter diperlukan untuk pembentukan generasi Indonesia yang berkarakter karena telah terjadi degradasi. "Kami memandang perlu untuk mengawal pelaksanaan perpres tersebut yang di antaranya dengan menyampaikan sejumlah rekomendasi pada Bupati Temanggung," katanya usai beraudiensi dengan Bupati Temanggung Bambang Sukarno. Ia menyebutkan rekomendasi yang disampaikan kepada Bupati Temanggung, yakni menjamin bahwa sekolah-sekolah di Kabupaten Temanggung terutama SD/MI/sederajat dan SMP/MTs/sederajat tetap menjalankan enam hari sekolah. Kemudian bupati harus mengusulkan kepada Gubernur Jateng dan memerintahkan kepada pihak-pihak terkait di lingkungan Dinas Pendidikan agar SMA/SMK/MA/sederajat kembali menjalani enam hari sekolah. Selain itu, bupati secepatnya membuat peraturan daerah yang menjamin keberlangsungan Taman Pendidikan Alquran dan madrasah diniah sebagai lembaga pendidikan nonformal untuk memaksimalkan kegiatan pembelajarannya dalam rangka penguatan pendidikan karakter. Poin terakhir, bupati supaya memberikan perhatian dan dukungan penuh terhadap pelaksanaan kegiatan Hari Santri Nasional setiap tanggal 22 Oktober sebagai momentum untuk penguatan pendidikan karakter generaai bangaa dengan meneladani semangat jihat keindonesiaan kebangsaan rasa cinta tanah air dan semangat rela berkorban untuk bangsa dan negara sebagaimana telah dicontohkan oleh para ulama terdahulu. Bupati Temanggung Bambang Sukarno mengatakan bahwa Pemerintah Daerah harus menjalankan Perpres Nomor 87 Tahun 2017 dan mentarget paling lama 2 tahun ke depan semua sekolah harus menjalankannya. "Kami akan membuat perda untuk penguatan pendidikan karakter di sekolah," katanya.