KPU Luncurkan Maskot Pilkada Banyumas 2018

antarajateng 10-09-17 04:40 lain-lain

Purwokerto, ANTARA JATENG - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Banyumas meluncurkan maskot dan "jingle" Pilkada Banyumas 2018 bersamaan dengan peluncuran tahapan Pilkada setempat. Peluncuran yang dilaksanakan di Taman Rekreasi Andhang Pangrenan, Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Sabtu malam, dihadiri Bupati Banyumas Achmad Husein, Wakil Bupati Budhi Setiawan, anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, anggota Panitia Pengawas Pemilihan Umum, pimpinan parpol, dan undangan lainnya. Saat memberi sambutan, Ketua KPU Banyumas Unggul Warsiadi mengatakan Pilkada Banyumas menjadi bagian dari Pilkada Serentak Putaran III yang akan digelar pada tanggal 27 Juni 2018 di 17 provinsi dan 154 kabupaten/kota. Menurut dia, hal itu disebabkan masa jabatan Bupati dan Wakil Bupati Banyumas Periode 2013-2018 akan berakhir pada tanggal 11 April 2018. Dalam hal ini, Pilkada Serentak Putaran III dilaksanakan bagi kepala daerah yang masa jabatannya berakhir pada bulan Januari hingga Desember 2018 dan selanjutnya akan digelar Pilkada Serentak Nasional pada tahun 2024 untuk seluruh provinsi dan kabupaten/kota. Pelaksanaan Pilkada Banyumas 2018 berbarengan dengan Pilkada Jawa Tengah dan enam kabupaten/kota di Jateng, yakni Kabupaten Karanganyar, Temanggung, Kudus, Magelang, Tegal, dan Kota Tegal. "Tahapan Pilkada Banyumas akan dimulai pada bulan September 2017 hingga Oktober 2018," kata Unggul. Ia mengatakan Tahapan Pilkada Banyumas 2018 tertuang dalam Keputusan KPU Banyumas Nomor 1/PP.02.3-Kpt/3302/KPU-Kab/2017 tentang Pedoman Teknis Tahapan, Program, dan Jadwal Penyelenggaraan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Banyumas Tahun 2018. Lebih lanjut, dia mengatakan KPU Banyumas telah menetapkan "Sibalu" yang merupakan akronim dari "Si Bawor Pemilu" sebagai maskot Pilkada Banyumas 2018. Menurut dia, pemilihan sosok Bawor sebagai karakter maskot selain karena sudah dikenal oleh masyarakat Banyumas, juga dinilai mewakili karakter masyarakat Banyumas itu sendiri, yakni sabar dan "nrima" (menerima apa adanya, red.), berjiwa kesatria, rajin, cekatan, serta "cablaka" (apa adanya, red.). Selain itu, kata dia, pihaknya juga telah menetapkan lagu berjudul "Wong Banyumas Mesti Nyoblos" sebagai "jingle" Pilkada Banyumas 2018. Judul lagu tersebut juga ditetapkan sebagai "tagline" Pilkada Banyumas 2018. "Marilah kita laksanakan demokrasi di Banyumas sebagai sesuatu demokrasi yang menggembirakan," katanya. Sementara itu, Bupati Banyumas Achmad Husein mengatakan Pilkada Banyumas 2018 merupakan peristiwa yang sangat penting dan tidak boleh dibuat main-main. Oleh karena itu, kata dia, semua pihak harus sungguh-sungguh dan serius menjalankan Tahapan Pilkada Banyumas 2018. "Saya berharap, apapun yang terjadi di Pilkada 2018 nanti yang terpilih adalah betul-betul orang yang dicintai oleh rakyat Banyuma dan mencintai rakyat Banyumas pula," katanya. Selain itu, dia juga mengharapkan seluruh pihak yang berkepentingan termasuk camat dan kepala desa/lurah untuk ikut serta menyosialisasikan Tahapan Pilkada Banyumas 2018 ke seluruh lapisan masyarakat.

Berita Terkait