Pemilik Pangkalan Gas Elpiji : Sejak Lebaran Jatah Elpiji 3 Kg Dikurangi Pertamina

tribunnews 08-09-17 12:22 nasional

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Deni Setiawan TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Anandhi Putra, pemilik Pangkalan Gas Elpiji Dusun Krajan Rt 04 Rw 01 Desa Kelurahan Kecamatan Jambu Kabupaten Semarang tidak menampik apabila beberapa pekan terakhir ini, seakan terjadi kelangkaan gas elpiji isi 3 kilogram di tingkat pelanggan maupun pengecer. Menurutnya, sulitnya memperoleh elpiji tersebut dikarenakan efek paralel, khususnya di daerah-daerah penyangga seperti di wilayah perbatasan Kabupaten Semarang. googletag.cmd.push(function() { googletag.display('div-Inside-MediumRectangle'); }); Selain adanya pengurangan pasokan dari Pertamina, masyarakat di daerah lain pun turut serta menyerbu sehingga terkesan semakin sulit. "Barang (tabung gas elpiji 3 kilogram) hampir di semua pangkalan dikurangi jatah atau koutanya dari Pertamina sejak 2 bulan terakhir ini. Pengurangan sejak pasca Lebaran 2017 mencapai 15 persen. Dan baru terasa di tingkat pengecer pada 3 minggu terakhir ini," ucap Andi, sapaan akrab Anandhi Putra. Kepada Tribun Jateng, Jumat (8/9/2017), dia mengutarakan, sebenarnya dari sisi pendistribusian dari pangkalan menuju pelanggan (warung) berjalan normal. Hampir tiap dua hari para pelanggan digelontor secara proposional. Termasuk juga dari pihak Pertamina ke pangkalan. "Setiap hari kami peroleh kouta gas elpiji 3 kilogram sebanyak 100 tabung. Jumlah itu sudah berkurang 15 persen sejak 2 bulan terakhir ini. Dan itu selalu kami kirim ke pelanggan. Kalau di tempat kami, mayoritas pengiriman ke daerah-daerah pelosok atau pegunungan yang ada di sini," ucapnya. Adapun yang kini menjadi polemik, lanjutnya, yakni di tingkat pelanggan. Karena pengurangan kuota dan di tiap daerah yang diterima berbeda-beda, ketika suatu daerah sudah kehabisan stok, mereka akan mencari di daerah tetangga. "Misal kami yang ada di Jambu Kabupaten Semarang, ketika daerah tetangga seperti Secang atau Temanggung mengalami kehabisan stok di tingkat pelanggan, mereka akan berusaha mencari ke daerah kami. Itu sebenarnya dampak yang sangat terasa atas kelangkaan gas elpiji seperti saat ini," jelasnya. (dse)