68 Persen Sekolah Ikuti PTM 100 Persen

tempo 20-01-22 14:11 teknologi

TEMPO.CO, Jakarta - Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Suharti, mengatakan sebanyak 68 persen atau 276.032 satuan pendidikan sudah menerapkan pembelajaran tatap muka (PTM) 100 persen terbatas dengan durasi maksimal pembelajaran enam jam. Sedangkan yang menerapkan PTM 50 persen dengan durasi belajar maksimal enam jam jumlahnya 21 persen atau sekitar 96 ribu satuan pendidikan, adapun 10 persen sekolah menerapkan PTM 50 persen dengan durasi belajar maksimal empat jam. Sisanya 1 persen menggelar pembelajaran jarak jauh penuh, ujar Suharti saat rapat Kementerian Pendidikan dengan Komisi Bidang Pendidikan Dewan Perwakilan Rakyat pada Rabu, 19 Januari 2022. Suharti mengatakan Surat Keputusan Bersama 4 Menteri mengenai pembelajaran tatap muka 100 persen terbatas di masa pandemi Covid-19 telah mengatur segala situasi dan kondisi wilayah. Kegiatan PTM 100 persen bergantung dengan capaian vaksinasi dan level Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di wilayah masing-masing. Di sejumlah wilayah, PTM 100 persen memang belum berjalan sepenuhnya. Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara belum menerapkan PTM 100 persen lantaran capaian vaksinasi anak usia 6 hingga 11 tahun masih rendah. Bupati Bengkulu Utara Mian mengatakan saat ini sekolah-sekolah di Kabupaten Bengkulu Utara masih menerapkan PTM 50 persen hingga 75 persen sedangkan sisanya secara daring. "Saat ini capaian vaksinasi anak di Kabupaten Bengkulu Utara baru 32 persen dan saya akan melakukan rapat dengan dinas terkait untuk mempercepat," ujarnya. Di Temanggung, pelaksanaan PTM 100 persen belum dilakukan sekalipun capaian vaksinasi dan kriteria PPKM terpenuhi. Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Temanggung Agus Sujarwo mengatakan cakupan vaksinasi pendidik maupun siswa sudah lebih 90 persen. Semua siswa tingkat SMP, kata dia, juga sudah vaksin. "Sekarang baru kami kejar vaksinasi untuk anak usia 6-11 tahun atau usia SD yang kini pelaksanaannya sudah mencapai 60 persen," katanya. Menurut Agus, SKB empat menteri masih mensyaratkan protokol kesehatan dengan ketat, salah satunya pelaksanaan PTM wajib menjaga jarak antar bangku minimal satu meter. Maka itu Agus mengatakan PTM 100 persen belum bisa dilakukan. Bupati Temanggung Muhammad Al Khadziq mengatakan perlu kecermatan untuk membuka PTM 100 persen. Dia menyampaikan pihaknya ingin PTM berjalan baik dan aman sehingga Temanggung masih melakukan PTM secara terbatas. "Temanggung tidak ingin paling awal, tetapi juga tidak ingin di akhir dalam penerapan PTM 100 persen ini. Kami ingin cermat betul dan hati-hati," katanya. Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram Tempo.co Update. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.