Harga Kopi di Temanggung Naik

antarajateng 30-08-17 18:24 ekonomi

Temanggung, ANTARA JATENG - Harga kopi biji kering jenis robusta di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, pada masa akhir panen tahun ini bergerak naik menjadi Rp28 ribu per kilogram. Berdasarkan pantauan di Desa Tlogopucang, Kecamatan Kandangan, Kabupaten Temanggung, Rabu, harga biji kopi kering di tingkat petani yang sebelumnya Rp26 ribu/kg, kini menjadi Rp28 ribu/kg. Warga Dusun Kedopokan, Desa Tlogopucang, Pingin, mengatakan pada awal panen lalu harga biji kopi Rp26 ribu/kg. Namun, secara bertahap harganya meningkat dan terakhir dihargai Rp28 ribu/kg. Menurut dia, harga tersebut lebih tinggi jika dibandingkan dengan masa panen 2016, yang harganya Rp24 ribu/kg hingga Rp25 ribu/kg. Ia menuturkan tingginya harga kopi saat ini karena produksinya anjlok. Masalahnya, saat berbunga, banyaknya hujan yang tercurah (turun) sehingga membusuk atau rontok tidak jadi buah. "Ada beberapa petani yang tahun lalu bisa panen hingga belasan ton, saat ini hanya panen satu ton lebih sedikit sehingga penurunan hasil produksi turun drastis," katanya. Petani kopi yang lain, Ngilyati, mengatakan bahwa panen kopi saat ini sudah selesai. Namun, masih ada beberapa petani yang menjemur kopi. Akan tetapi, itu merupakan buah kopi sisa yang berjatuhan di bawah pohon kopi. Ia menuturkan tanaman kopi saat ini sudah mulai berbuah lagi, mudah-mudahan hasil panen tahun depan lebih baik dari pada tahun ini. "Tanaman kopi mulai berbunga lagi, namun kalau tidak tersiram air bunga tersebut juga mengering, mudah-mudahan ada hujan kiriman di tengah kemarau ini," katanya.