Haornas 2017, Jokowi Akan Bangun Monumen Tanah Air di Gunung Tidar

kompas 29-08-17 16:41 nasional

MAGELANG, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) rencananya akan membangun Monumen Tanah Air Nusantara di puncak Gunung Tidar pada peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) tingkat nasional di Kota Magelang, Jawa Tengah, 9 September 2017. Monumen tersebut akan dibangun menggunakan bahan tanah dan air yang diambil dari 90 kota/kabupaten. Tanah dan air itu akan dibawa oleh ribuan peserta Gowes Pesona Nusantara (GPN) dari berbagai daerah. [ads] "Rencananya Pak Jokowi akan gowes dahulu, rutenya belum kami ketahui, sedang dirumuskan. Kemudian beliau akan naik ke Gunung Tidar," ujar Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito, Selasa (29/8/2017). Sigit menjelaskan, monumen Tanah dan Air yang dibangun di Gunung Tidar sebagai simbol persatuan dan harmonisasi NKRI. Gunung Tidar dipilih karena diyakini sebagai paku ing tanah Jawi (pusatnya tanah Jawa). (Baca juga:  Antara Olimpiade, Haornas dan Kebangkitan Olah Raga)   Kota Magelang sendiri memilih air dari Tuk Drajat sebagai bahan pembuatan Monumen Tanah Air. Sumber mata air Tuk Drajat yang terletak di Kampung Tulung, Kelurahan Magelang, Kota Magelang ini diyakini sebagian orang memiliki khasiat dan meningkatkan derajat seseorang. “Keputusan ini sudah melalui pembahasan. Tuk Drajat kerap dikunjungi orang yang ingin ngalap berkah dengan mengambil air atau bahkan ada yang bersemedi," katanya. Adapun untuk tanahnya, pihaknya akan mengambil dari Gunung Tidar yang sudah menjadi ikon Kota Magelang. Sejauh ini, posisi dan bentuk monumen tersebut masih dalam pembahasan. "Konsep masih kita bahas, tapi yang jelas harus menyatu dengan Gunung Tidar,” ungkapnya. Di sisi lain, Sigit merasa bangga Kota Magelang dipercaya menjadi tuan rumah Peringatan Haornas tingkat nasional. Ia tak menyangka kota yang memiliki luas hanya 18,12 kilomoter persegi ini dianggap layak dan mampu menjadi penyelenggara kegiatan tersebut. “Kami akan segera rapatkan barisan dengan semua pihak terkait untuk mendukung suksesnya penyelenggaran peringatan Haornas. Ini tentunya kabar baik bagi masyarakat saya, karena dampaknya bisa meningkatkan pergerakan ekonomi di Kota Magelang,” ungkap Sigit. (Baca juga: Aksi Terjun Payung Haornas Disambut Meriah) Sebelumnya, Asisten Deputi Pengelolaan Olahraga Rekreasi Kemenpora RI Hamka Hendra Noer mengatakan, ditunjuknya Kota Magelang karena kota ini memiliki iklim yang sejuk, aman, kondusif, serta siap dari segi insfrastruktur termasuk ketersediaan tempat penginapan. “Peringatan Haornas tahun ini tidak sekadar upacara seremonial saja. Kami ingin mengenalkan potensi Gunung Tidar yang dikenal pakunya tanah Jawa sebagai destinasi wisata dan tempat berolahraga. Selain itu juga dalam rangka menggemakan Candi Borobudur yang merupakan 10 destinasi wisata prioritas Indonesia,” kata Hamka. Haornas akan dipusatkan di Stadion Moch Soebroto Kota Magelang. Beberapa kegiatan lainnya juga akan diselenggarakan di komplek Akademi Militer (Akmil) Kota Magelang, Yogyakarta, dan Kabupaten Temanggung.