Perbandingan UMK 2021 dan 2022 untuk 35 Daerah se-Jateng

detik 01-12-21 16:08 umum

Semarang - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo sudah menandatangani keputusan kenaikan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) 2022 di Jawa Tengah. Membandingkan dengan UMK 2021 seberapa banyak kenaikannya untuk masing-masing 35 daerah se-Jateng? Berikut adalah perbandingan UMK 2021 dan 2022 di Jateng. Data diambil dari keterangan tertulis Pemprov Jateng: Kota Semarang 2021: Rp 2.810.0252022: Rp 2.835.021,29 Kabupaten Demak 2021: Rp 2.511.5262022: Rp 2.513.005,89 Kabupaten Kendal 2021: Rp 2.335.7352022: Rp2.340.312,28 Kabupaten Semarang 2021: Rp 2.302.797,592022: Rp 2.311.254,15 Kota Salatiga 2021: Rp 2.101.457,142022: Rp 2.128.523,19 Kabupaten Grobogan 2021: Rp 1.890.0002022: Rp 1.894.032,10 Kabupaten Blora 2021: Rp 1.894.0002022: Rp 1.904.196,69 Kabupaten Kudus2021: Rp 2.290.995,332022: Rp 2.293.058,26 Kabupaten Jepara2021: Rp 2.107.0002022: Rp 2.108.403,11 Kabupaten Pati 2021: Rp 1.953.0002022: Rp 1.968.339,04 Kabupaten Rembang 2021: Rp 1.861.0002022: Rp 1.874.322,05 Kabupaten Boyolali 2021: Rp 2.000.0002022: Rp 2.010.299,30 Kota Surakarta 2021: Rp 2.013.8102022: Rp 2.035.720,17 Kabupaten Sukoharjo 2021: Rp 1.986.4502022: Rp 1.998.153,18 Kabupaten Sragen 2021: Rp 1.829.5002022: Rp 1.839.429,56 Kabupaten Karanganyar 2021: Rp 2.054.0402022: Rp 2.064.313,20 Kabupaten Wonogiri 2021: Rp 1.827.0002022: Rp 1.839.043,99 Kabupaten Klaten 2021: Rp 2.011.514,912022: Rp 2.015.623,36 Kota Magelang 2021: Rp 1.914.0002022: Rp 1.935.913,27 Kabupaten Magelang2021: Rp 2.075.0002022: Rp 2.081.807,18 Kabupaten Purworejo 2021: Rp 1.905.4002022: Rp 1.911.850,80 Kabupaten Temanggung 2021: Rp 1.885.0002022: Rp 1.887.832,11 Kabupaten Wonosobo 2021: Rp 1.920.0002022: Rp 1.931.285,33 Kabupaten Kebumen 2021: Rp 1.895.0002022: Rp 1.906.781,84 Kabupaten Banyumas 2021: Rp 1.970.0002022: Rp 1.983.261,84 Kabupaten Cilacap 2021: Rp 2.228.9042022: Rp 2.230.731,50 Kabupaten Banjarnegara 2021: Rp 1.805.0002022: Rp 1.819.835,17 Kabupaten Purbalingga 2021: Rp 1.988.0002022: Rp 1.996.814,94 Kabupaten Batang 2021: Rp 2.129.1172022: Rp 2.132.535,02 Kota Pekalongan 2021: Rp 2.139.7542022: Rp 2.156.213,77 Kabupaten Pekalongan 2021: Rp 2.084.155,142022: Rp 2.094.646,19 Kabupaten Pemalang 2021: Rp 1.926.0002022: Rp 1.940.890,41 Kota Tegal 2021: Rp 1.982.7502022: Rp 2.005.930,52 Kabupaten Tegal 2021: Rp 1.958.0002022: Rp 1.968.446,34 Kabupaten Brebes 2021: Rp 1.866.722,902022: Rp 1.885.019,39 Besaran UMK itu sudah ditandatangani Ganjar dalam surat Keputusan Gubernur Jawa Tengah No.561/39 tentang Upah Minimum pada 35 kabupaten/kota di Provinsi Jawa Tengah Tahun 2022. Ganjar menjelaskan ada Struktur dan Skala Upah (SUSU) bagi pekerja yang sudah bekerja lebih dari 1 tahun dengan memperhatikan minimal inflasi sebesar 1,28 persen dan laju pertumbuhan ekonomi sebesar 0,97 persen. Ia juga menegaskan upah minimum adalah batas terendah upah bagi pekerja dengan masa kerja kurang satu tahun. Baca juga: Gundulnya Pegunungan Kendeng Dituding Jadi Pemicu Banjir di Wonosoco Kudus Ia mencontohkan, penerapan SUSU di Kota Semarang bagi pekerja dengan masa kerja lebih dari 1 tahun minimal penambahan upahnya Rp. 63.787,98 dan di Kabupaten Banjarnegara sebesar Rp. 40.946,29. "Ketetapan tentang kewajiban perusahaan membuat struktur skala upah kita cantumkan dalam SK agar menjadi perhatian semuanya," kata Ganjar dalam keterangan tertulisnya, Rabu (1/12/2021). Selain itu juga diterbitkan Surat Edaran No. 561/0016770 tentang Struktur dan Skala Upah di Perusahaan Tahun 2022 ditujukan kepada bupati/wali kota dan pimpinan perusahaan se Jawa Tengah. Surat edaran ini dimaksudkan memberikan kepastian hukum bagi pekerja/buruh dengan masa kerja 1 tahun atau lebih. Disebutkan dalam SE tersebut terdapat instruksi agar bupati/walikota memastikan perusahaan menyusun SUSU dengan menugaskan dinas tenaga kerja melakukan pendampingan dan pemantauan. Sedangkan kepada pengusaha diwajibkan menyampaikan hasil penyusunan SUSU kepada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Tengah melalui dinas yang membidangi ketenagakerjaan Kabupaten/Kota paling lambat tanggal 31 Desember 2021 dalam bentuk surat pernyataan. Baca juga: Daftar UMK Jateng 2022, Lengkap untuk 35 Kabupaten/Kota "Pekerja yang baru masuk bekerja tentunya akan menerima upah yang besarannya berbeda dengan pekerja yang sudah bekerja bertahun-tahun, hal ini untuk memberikan rasa keadilan bagi pekerja sekaligus penghargaan atas pengabdian dari para pekerja kepada perusahannya," tegas Ganjar.