Yasmanda tanam 10.000 bibit pohon di lahan bekas tambang pasir Merapi

antarajateng 30-11-21 11:29 lain-lain

Semarang (ANTARA) - Yasmanda, wadah alumni SMA Negeri 2 Yogyakarta, bekerja sama dengan Forum Merapi Merbabu Hijau dan Pemerintahan Desa Keningar, Dukun Kabupaten Magelang, didukung Green Leaf Surabaya, pada Hari Penanaman Pohon Sedunia menanam 10 ribu bibit pohon, Minggu (28/11). Bibit pohon yang ditanam tersebut berjenis kepel, nagasari, alpukat red vietnam, dan jambu crystal, sebagai wujud ikut memelihara kawasan, ekosistem, dan melestarikan alam, demikian siaran pers yang diterima dari Yasmanda, Selasa. Penanaman pohon di lokasi bekas penambangan pasir dan di lokasi yang rawan longsor di lereng Merapi sangat bagus untuk menjaga ketersediaan air tanah pada daerah tersebut, kata Kepala Desa Keningar Ahmad Sayyidin saat membuka acara Hari Menanam Pohon Sedunia di GOR Desa Keningar. Pemerintah Desa Keningar menyampaikan terima kasih karena Yasmanda, SMA Negeri 2 Yogyakarta, dan Forum Merapi Merbabu Hijau yang dibantu para relawan, yang di antaranya RPLH, Relawan Keningar, GBM, Kebtana, CRM, LPBD Menoreh, GRI Kota Magelang & Temanggung, Kasaji, serta dibantu pengamanan dari Polsek Dukun, tepah menanam pohon di lahan bekas penambangan pasir. Ketua Yasmanda Ismet Hariawan menyatakan penanaman pohon ini selain untuk tetap menjaga ekosistem alam juga sebagai media pembelajaran bagi siswa-siswi SMA Negeri 2 yang juga ikut dalam kegiatan untuk lebih mencintai lingkungan. Ismet menegaskan bahwa kegiatan penanaman pohon ini menjadi titik awal kegiatan-kegiatan YASMANDA mendatang yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat luas.Yasmanda memiliki jargon SMADA Jogja Peduli Berbagi Sinergi untuk Negeri. Aji, ahli tata kelola air dan penasihat Forum Merapi Merbabu Hijau menyatakan di daerah sekitar Magelang ada sekitar 300 titik air sudah diteliti dan diamati selama 6 tahun terakhir. Saat ini tinggal tersisa 19 titik yang debit airnya tetap, 64 titik debitnya cenderung menurun. Dengan penanaman pohon ini, diharapkan kondisi air tanah menjadi semakin baik dan debit air bisa terjaga sampai 40 tahun mendatang. Tri Sugiyanto dari Green Leaf Surabaya yang juga sebagai alumnus Smada 1987 mengajak alumni SMA Negeri 2 Yogyakarta di mana pun berada, terutama yang saat ini diberi amanah memimpin sebuah perusahaan, bersedia menyalurkan dana tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) ke Yasmanda. Kegiatan Yasmanda diantaranya Giat Wana Bhakti, Bhakti Sosial, Beasiswa bagi keluarga alumni kurang mampu, Sunatan massal, berbagi makanan dan sembako, Bangun Sekolahku, dan lainnya. ***