Pengelola Proyek Tol Jateng Gerilya Cari Investor di Dubai Expo 2020

kompas 09-11-21 13:30 properti

JAKARTA, KOMPAS.com - Dalam rangka menarik minat investor, dua jalan tol di Provinsi Jawa Tengah, ditawarkan di ajang Dubai Expo 2020. Dua tol tesebut yakni ruas jalan Tol Solo-Yogyakarta-NYIA Kulon Progo yang dikelola oleh PT Jogjasolo Marga Makmur serta Tol Yogyakarta-Bawen, yang berada di bawah pengelolaan PT Jasamarga Jogja Bawen (JJB). Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.Daftarkan email Dalam paparannya, Chief Executive Officer PT Jogjasolo Marga Makmur Adrian Priohutomo menjelaskan banyak bisnis potensial yang bisa dikelola oleh para investor bila Tol Solo-Yogyakarta-NYIA Kulon Progo rampung. Banyak bisnis kolaborasi yang bisa dijalankan. Mulai dari pengembangan koridor tol (TCD), transit Oriented Development (TOD), hingga land banking, jelasnya, Senin (8/11/2021). Saat ini, proses konstruksi jalan tol telah berjalan dan diikuti juga oleh pembebasan lahan serta tahapan finansial. Jalan Tol Solo-Yogyakarta-YIA Kulon Progo terbagi dalam tiga seksi. Seksi 1 Kartasura-Purwomartani (42,37 kilometer), dengan progres pembebasan lahannya baru berjalan 41 persen sedangkan konstruksinya 6,9 persen. Seksi 2 Purwomartani-Gamping (23,42 kilometer) dan Seksi 3 Gamping-Purworejo (30,77 kilometer), pembebasan lahan serta konstruksinya belum berlangsung. Demikian halnya dengan Tol Yogyakarta-Bawen. Menurut Senior Finance Manager PT Jasamarga Jogja Bawen Getta Adinda Kusumaningtya, kehadiran tol ini memiliki prospek yang baik ke depanya. "Dengan adanya Tol Yogyakarta-Bawen ini, transportasi menjadi lebih efisien serta bisa ada pengembangan untuk membuat area pemukiman yang baru," jelasnya. Tol Yogyakarta-Bawen diperkirakan menelan investasi senilai Rp 14,26 triliun dan masa konsesi selama 40 tahun. Sementara target pengoperasiannya pada akhir 2023. Jalan tol ini terdiri dari 6 seksi yaitu Seksi 1 Yogyakarta-SS Banyurejo sepanjang 8,25 kilometer, SS Banyurejo-SS Borobudur sepanjang 15,26 kilometer, dan SS Borobudur-SS Magelang sepanjang 8,08 kilometer. Kemudian, SS Magelang-SS Temanggung sepanjang 16,64 kilometer, SS Temanggung-SS Ambarawa sepanjang 22,56 kilometer, sera SS Ambarawa-Interchange (IC) Bawen membentang 5,21 kilometer.