KPP Pratama Surakarta jemput bola penuhi kebutuhan WP

antarajateng 19-10-21 19:00 ekonomi

Solo (ANTARA) - Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Surakarta melakukan jemput bola untuk memenuhi kebutuhan wajib pajak (WP) dengan membuka layanan konsultasi dan pembayaran melalui Kantor Pos Indonesia Cabang Solo di Pasar Klewer. Kepala KPP Pratama Surakarta Yunus Darmono di Solo, Jateng, Selasa mengatakan pembukaan layanan konsultasi perpajakan dan pembayaran pajak untuk para pedagang di pasar tersebut akan dilakukan hingga satu minggu ke depan. Menurut dia, sejauh ini antusiasme para WP sangat tinggi. Pihaknya mencatat sejak pembukaan hari pertama Senin (18/10/2021) hingga Selasa ini setidaknya 300-500 WP yang memanfaatkan layanan tersebut. Baca juga: DJP Jateng II sita aset penunggak pajak di Solo "Para wajib pajak ini mengaku terbantu dalam membayar pajak bulanan, karena sebagian dari mereka ternyata sering terkendala ketika harus meninggalkan kios," katanya. Bahkan, karena tidak bisa meninggalkan kios untuk melakukan kewajiban perpajakan, dikatakannya, sebagian dari WP lebih memilih untuk menitipkan pembayaran pajak ke petugas pajak, tetangga, atau meminta tolong orang. "Karena bagi mereka meninggalkan kios untuk membayar pajak itu agak repot," katanya. Sementara itu, menurut dia, konsultasi perpajakan dibutuhkan oleh para WP ini karena sebagian dari mereka ternyata belum melek teknologi atau belum terbiasa membayar melalui sistem daring atau membuat e-filing sendiri. "Maka dari itu kami buka layanan di sana. Sebetulnya sebelum pandemi COVID-19 layanan ini pernah kami lakukan namun sempat terhenti akibat pandemi dan sekarang mulai lagi," katanya. Ia mengatakan ke depan layanan tersebut tidak hanya akan dibuka di Pasar Klewer tetapi juga di lokasi lain seperti Beteng Trade Center (BTC). "Apalagi ternyata layanan ini tidak hanya dimanfaatkan oleh para pedagang pasar tetapi juga WP di kawasan pertokoan sekitar Pasar Klewer, artinya banyak WP yang membutuhkan layanan ini," katanya. Baca juga: Penerimaan pajak KPP Pratama Temanggung kuartal ketiga 56,97 persen