BNN Batang mendorong pemdes alokasikan Dana Desa untuk P4GN

antarajateng 28-09-21 20:33 lain-lain

Batang (ANTARA) - Badan Narkotika Nasional Kabupaten Batang, Jawa Tengah, mendorong pihak pemerintah desa bisa mengalokasikan sebagian dana desa yang berasal dari pemerintah untuk kegiatan pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan, dan peredaran gelap narkotika (P4GN). "Itu sudah ada surat keputusannya (SK) meski belum cukup. Akan tetapi, untuk memantapkan penggunaan alokasi dana desa itu kami berkoordinasi dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kabupaten Batang untuk menyakinkan mereka dapat memanfaatkan anggaran itu pada kegiatan P4GN," kata Kepala BNN Kabupaten Batang Khrisna Anggara di Batang, Selasa. Menurut dia, pihaknya sudah berkoordinasi dengan para kepala desa untuk menekan penyalahgunaan narkoba dan membentuk program Desa Bersih Narkoba (Desa Bersinar) di 15 kecamatan. Melalui kegiatan P4GN tersebut, Khrisna berharap penyalahgunaan narkoba dapat ditekan. Penyalahgunaan narkoba kini tidak hanya menyasar pada orang kaya, tetapi bisa semuanya, termasuk para pekerja. Baca juga: BNNK Cilacap gandeng wartawan sosialisasikan pemberantasan narkoba Ia menyebutkan data nasional 2019 tercatat 33.371 kasus, jumlah pelaku 42.649 orang, dan barang bukti 112,2 ton ganja, 5,01 ton sabu-sabu, ekstasi 1,3 ton, dan PCC1,665 ton. Saat ini, kata dia, sebanyak 245 kabupaten/kota di Jawa Tengah, masuk daerah rawan peredaran narkoba. Kepala Satuan Reserse dan Narkoba Polres Batang Iptu Bambang Tunggono mengatakan bahwa pihaknya tidak akan memberikan ruang gerak bagi para pengedar narkoba di wilayahnya. Oleh karena itu, dia meminta masyarakat jangan pernah mencoba memakai narkoba karena dampaknya sudah luar biasa dan berbahaya bagi generasi penerus bangsa. Sementara itu, Sekretaris Pimpinan Cabang Nahdhatul Ulama Kabupaten Batang Munir Malik mengatakan bahwa sosialisasi oleh BNN merupakan bagian ikhtiar dalam penanganan penyalahgunaan narkoba. "Kami mendukung dan siap bekerja sama dengan BNN untuk menekan penyalahgunaan narkoba di daerah," kata Munir. Baca juga: Semen Indonesia Group dan BNN sosialisasi P4GN Baca juga: 20 Sekolah Temanggung Terapkan Kurikulum P4GN