Ratusan Pelaku Seni Budaya Sudah Divaksin, Bupati Temanggung : Hajatan dan Kesenian Bisa Kembali Digelar

magelangekspres 16-09-21 11:56 nasional

TEMANGGUNG, MAGELANGEKSPRES.COM Pemerintah Kabupaten Temanggung mengizinkan masyarakat untuk menggelar kesenian. Selain itu hajatan juga diperbolehkan, hanya saja wajib menaati disiplin protokol kesehatan (prokes). Kesenian boleh kembali digelar, objek wisata juga sudah dibuka. Tapi ingat prokes wajib ditegakkan, ujar Bupati Temanggung M Al Khadziq usai meninjau vaksinasi Covid-19 untuk pelaku seni dan wisata di Pendopo Pengayoman, Rabu (15/9). Ia mengatakan, tidak hanya kesenian saat hajatan saja, masyarakat sudah bisa menggelar kesenian, baik itu kuda lumping, maupun kesenian lainnya. Masyarakat sing duwe gawe (hajatan) oleh nanggap kesenian, masyarakat yo oleh nanggap kesenian, ungkap Bupati. Hanya saja lanjut Bupati, sebelum menggelar kesenian panitia harus berkordinasi dengan pihak kepolisian untuk meminta izin keramaian. Izin hanya ada satu di kepolisian, izin dari Satgas Covid-19 sudah termasuk dalam izin keramaian itu. Perizinan akan dipermudah, kata Bupati. Bupati berharap, dengan langkah ini perekonomian di Kabupaten Temanggung akan semakin bergeliat, sektor wisata dan kesenian menjadi salah satu roda perekonomian yang selama pandemi Covid-19 tidak bisa bergerak. Ekonomi semakin membaik, kesehatan masyarakat tetap terjaga, harapnya. Bupati mengatakan, untuk meyakinkan masyarakat, pelaku pariwisata dan kesenian di Temanggung terlebih dahulu divaksin Covid-19. Ada sekitar 300 pelaku pariwisata dan seni budaya di Kabupaten Temanggung divaksin Covid-19. Hari ini (Rabu_red), Pemkab Temanggung melakukan vaksinasi kepada para pelaku seni dan budaya serta pelaku pariwisata. Melalui kegiatan ini, intinya kami ingin membangkitkan kepercayaan masyarakat untuk kembali beraktivitas seni budaya seperti dulu lagi, yang sudah hampir selama 2 tahun kegiatan seni budaya ini terhenti akibat COVID-19 dan sekarang sudah dibuka lagi meskipun dengan berbagai peraturan, katanya. Ia menyampaikan berbagai peraturan tersebut jangan sampai menghambat kreativitas seni budaya yang ada di masyarakat, oleh karena itu pihaknya ingin memastikan pentas seni dan budaya ini untuk tetap aman dari penyebaran COVID-19 maka mereka perlu divaksin. Hari ini disediakan 300 dosis vaksin dan terus dilakukan pendataan agar semua bisa divaksin, katanya. Ia menuturkan tempat wisata pada prinsipnya sudah bisa dibuka dan hari ini para pelaku wisata atau awak di destinasi wisata semua divaksin. Tujuannya untuk memberikan jaminan kepastian dan membangkitkan rasa percaya diri publik untuk kembali berkegiatan wisata dan seni budaya di Kabupaten Temanggung. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Temanggung Saltiyono menyampaikan sesuai dengan Instruksi Mendagri Temanggung masuk PPKM level 2 dan destinasi wisata sudah bisa buka dengan kapasitas 25 persen. Kemudian pertunjukan seni budaya bisa dilaksanakan dengan 50 persen kapasitas penonton. Untuk itu para pelaku seni budaya dan pelaku wisata kami undang untuk melaksanakan vaksinasi dan hari ini bisa dilaksanakan kurang lebih 300 dosis vaksin, katanya. Ia mengatakan para pelaku seni budaya dan pengelola destinasi wisata sebagian sudah melakukan vaksinasi yang diselenggarakan Kodim maupun Polres dan di puskesmas terdekat. Nanti akan kami data lagi, kalau masih ada yang belum vaksin akan kami upayakan agar segera mendapatkan jatah vaksin, tutupnya. (set)