Bupati Temanggung berharap batas nilai minimal penerimaan P3K diturunkan

antarajateng 15-09-21 12:14 lain-lain

Magelang (ANTARA) - Bupati Temanggung M. Al Khadiq berharap "passing grade" (batas nilai minimal) seleksi penerimaan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K) khusus tenaga pendidik diturunkan. "Saya mendapat keluhan dari peserta tes P3K bahwa 'passing grade'-nya terlalu tinggi dan soalnya juga sulit," kata Khadziq di Temanggung, Selasa. Ia menyampaikan hal tersebut usai memantau pelaksanaan seleksi P3K di SMA Negeri 1 Temanggung. Bahkan, katanya, pada hari pertama pelaksanaan seleksi banyak sekali peserta yang tidak lolos "passing grade". Baca juga: 1.547 pelamar di Batang ikuti seleksi P3K formasi guru Oleh karena itu, pihaknya akan mengumpulkan data-data dan melakukan evaluasi pelaksanaan seleksi P3K ini. "Sampai-sampai kemarin dalam satu ruangan yang lolos 'passing grade' hanya satu orang dan ruangan yang lain tiga orang," katanya. Menurut dia, jika memang "passing grade" terlalu tinggi dan dirasakan sulit oleh peserta dan peluangnya sangat kecil, maka Pemerintah Kabupaten Temanggung akan minta kepada kementerian terkait untuk menurunkan "passing grade" agar pelaksanaan tes ini betul-betul dapat merekrut guru sesuai dengan jumlah yang dibutuhkan Kabupaten Temanggung. Ia menyebutkan Kabupaten Temanggung membutuhkan sekitar 2.500 guru dan dalam perekrutan P3K ini diharapkan bisa dipenuhi 2.000 orang guru. "Kalau pelaksanaan tes dirasa sangat sulit, kemudian 'passing grade' tinggi, maka yang berhasil lolos tidak mencapai 80 persen maka Pemerintah Kabupaten Temanggung akan mengalami kesulitan memenuhi kebutuhan guru," katanya. Bupati Temanggung menuturkan meskipun dalam mekanisme tes ini ada tes tahap kedua dan tahap ketiga, seyogyanya sejak awal "passing grade" dan materi tes ini sudah disesuaikan dengan para peserta yang kebanyakan guru yang sudah lama berwiyata bakti, tentunya berbeda dengan calon pegawai yang masih baru lulus, rata-rata peserta seleksi P3K sudah berumur di atas 35 tahun. Ia mengatakan Pemkab Temanggung menghargai para guru yang sudah berwiyata bakti selama puluhan tahun, sudah sepantasnya pemerintah memberikan penghargaan kepada mereka dan memberikan kemudahan pada tes P3K ini agar mereka bisa diangkat. Baca juga: 1.962 calon P3K ikut seleksi di Temanggung Baca juga: Perekrutan calon P3K guru di Temanggung terancam batal