Konstruksi Tol Yogyakarta-Bawen Mundur Akhir 2021

kompas 09-09-21 06:00 properti

JAKARTA, KOMPAS.com - Proses konstruksi proyek Jalan Tol Yogyakarta-Bawen mundur menjadi akhir 2021. Sebelumnya, konstruksi ditargetkan Agustus 2021 sudah mulai pengerjaan seksi 1. Jalan tol ini terdiri dari 6 seksi yaitu Seksi 1 Yogyakarta-SS Banyurejo sepanjang 8,25 kilometer, SS Banyurejo-SS Borobudur sepanjang 15,26 kilometer, dan SS Borobudur-SS Magelang sepanjang 8,08 kilometer. Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.Daftarkan email Kemudian, SS Magelang-SS Temanggung sepanjang 16,64 kilometer, SS Temanggung-SS Ambarawa sepanjang 22,56 kilometer, sera SS Ambarawa-Interchange (IC) Bawen membentang 5,21 kilometer. PGS Direktur Utama PT Jasamarga Jogja Bawen (JBJ) Oemi Vierta Moerdika mengatakan, sesuai rencana awal yang tertuang dalam Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol (PPJT), sedianya konstruksi dijadwalkan Agustus 2021. Namun, belum bisa terealisasi karena ada beberapa perubahan kebijakan pemerintah terkait pembebasan lahan, penyesuaian aturan baru, dan kondisi pandemi Covid-19. "Rencana masih menunggu persetujuan rencana teknis akhir (RTA) dari Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) dan Bina Marga Kementerian PUPR dengan target konstruksi jalan tol ini pada akhir tahun 2021," katanya kepada Kompas.com, Rabu (8/9/2021). Oemi menjelaskan, saat ini masih dilakukan dua kegiatan lelang. Pertama, seleksi untuk penyedia jasa konsultansi pengendalian mutu independen (PMI) pekerjaan pembangunan Jalan Tol Yogya-Bawen. Kedua, seleksi penyedia jasa konsultansi pekerjaan pengawasan teknik paket 1, seksi 1 dan 2. "Nah, ketika proses ini berjalan ya tentu tidak jauh dengan kegiatan konstruksi. Saat ini masih September, sehingga kami kerjar target kegiatan konstruksi pada akhir tahun, kemungkinan dapat dilakukan," ujarnya. Di sisi lain, tahapan awal pembangunan tol yakni proses pembebasan lahan yang merupakan domain pemerintah.