Siap Panen, Petani Temanggung Masih Menunggu Kepastian Pabrikan Beli Tembakau

magelangekspres 29-07-21 10:41 nasional

TEMANGGUNG, MAGELANGEKSPRES.COM Di penghujung Juli 2021, tanaman tembakau milik petani di lereng Gunung Perahu, Sindoro dan Sumbing sudah cukup usia, sehingga sudah siap untuk dipanen. Hanya saja sampai saat ini belum ada kepastian dari perwakilan pabrikan kapan akan mulai buka dan menyerap tembakau hasil produksi petani. Jika dilihat dari umurnya memang sudah saatnya panen raya, kondisi tanaman tembakau juga bagus, tutur Rahayu salah satu petani tembakau di Kecamatan Kledung, Rabu (28/7). Menurutnya, usia tembakau di lahan tegalan antara 4-6 bulan tergantung dari ketinggian lahan. Semakin tinggi lahan pertanian maka usia tembakau semakin lama. Biasanya kalau petani yang mempuyai lahan di atas ketinggian 1400 Mdpl, tanamnya pada bulan Maret lalu, jadi saat ini memang sudah saatnya untuk dipetik dan diolah, jelasnya. Apalagi katanya, petani di daerah Gunung Perahu, tanam tembakaunya lebih awal, sehingga panen rayanya juga lebih awal. Namun katanya, sampai saat ini masih sedikit petani yang sudah mulai panen raya, karena memang belum ada kejelasan kapan pabrikan akan mulai melakukan pembelian tembakau. Biasanya pertengahan bulan Juli petani di Gunung Perahu sudah panen, tapi saat ini juga belum banyak yang panen, tuturnya. Menurut petani lainnya, Darno, berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, saat ini meskipun sudah semakin mendekati panen raya, tapi belum ada kejelasan. Kalau dulu jauh hari sebelumnya sudah ada kabar, pabrikan mau beli tembakau, dengan harganya juga disampaikan, tuturnya. Menurutnya, tanaman tembakau saat ini kondisinya cukup bagus, jika cuaca mendukung maka kualitas tembakau tahun ini juga akan bagus, daunnya lebar, hijau, tinggi. Kalau saat panen raya nanti cuaca mendukung kualitasnya pasti akan lebih baik dari kemarin. Ia bersama petani lainnya berharap, pihak pabrikan yang biasa melakukan pembelian tembakau bisa segera memberikan kepastian kapan buka dan mulai membeli tembakau. Dengan demikian petani akan lebih semangat dan nyaman saat melakukan panen raya. Semoga saja dalam waktu dekat ini ada kepastian dari pabrikan, tembakau juga bisa dibeli dengan harga yang tidak merugikan petani, harapnya. (set) var quads_screen_width = document.body.clientWidth; if ( quads_screen_width >= 1140 ) {document.write('<ins class="adsbygoogle" style="display:block;" data-ad-client="pub-9807030720712056" data-ad-slot="5117785452" ></ins>'); (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({}); }if ( quads_screen_width >= 1024 && quads_screen_width < 1140 ) {document.write('<ins class="adsbygoogle" style="display:block;" data-ad-client="pub-9807030720712056" data-ad-slot="5117785452" ></ins>'); (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({}); }if ( quads_screen_width >= 768 && quads_screen_width < 1024 ) {document.write('<ins class="adsbygoogle" style="display:block;" data-ad-client="pub-9807030720712056" data-ad-slot="5117785452" ></ins>'); (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({}); }if ( quads_screen_width < 768 ) {document.write('<ins class="adsbygoogle" style="display:block;" data-ad-client="pub-9807030720712056" data-ad-slot="5117785452" ></ins>'); (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({}); }