Capaian vaksinasi COVID-19 di Kudus baru 20 persen

antarajateng 07-04-21 19:18 lain-lain

Kudus (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, menunggu tambahan vaksin COVID-19 karena saat ini hanya tersedia 400 dosis, sedangkan target vaksinasi sebanyak 127.063 sasaran dan belum mencapai separuhnya. "Hingga saat ini, realisasinya untuk suntikan pertama baru mencapai 20 persen lebih, sedangkan suntikan kedua baru 13,67 persen dari jumlah sasaran sebanyak 127.063 orang sehingga masih membutuhkan tambahan vaksin," kata Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus Andini Aridewi di Kudus, Rabu. Sementara 400 dosis vaksin yang tersedia saat ini, kata dia, hanya diperuntukkan untuk penyuntikan dosis kedua. Baca juga: Gubernur Jateng siapkan vaksinasi malam hari pada saat Ramadhan Ia memprediksi vaksin tersebut akan habis pada 13 April 2021, sedangkan tambahan dari pusat hingga kini belum diterima, meskipun sudah berulang kali mengajukan penambahan vaksin ke provinsi. Informasi ada tambahan vaksin, katanya, hanya diperuntukkan untuk tiga kabupaten, yakni Kabupaten Semarang, Salatiga, dan Boyolali. "Vaksin terakhir yang kami terima dua pekan sebelumnya, sedangkan saat ini masih menunggu untuk menuntaskan target vaksinasi untuk 127.063 sasaran," ujarnya. Dari target sebanyak itu, meliputi tenaga kesehatan sebanyak 5.502 sasaran, pelayan publik sebanyak 52.660 sasaran, dan orang lanjut usia sebanyak 68.901 sasaran. Tekait vaksinasi selama bulan puasa, kata dia, tidak ada kekhususan untuk nonmuslim karena sesuai fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) vaksinasi tidak membatalkan puasa sehingga umat Muslim pun bisa melakukan vaksinasi. Baca juga: Dinkes Temanggung: Vaksinasi COVID-19 saat bulan Ramadhan tetap berjalan