Vaksinasi untuk lindungi kelompok masyarakat rentan

antarajateng 28-02-21 21:50 lain-lain

Purwokerto (ANTARA) - Dokter spesialis paru dari Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) Cabang Jawa Tengah dr. Indah Rahmawati, Sp.P. mengatakan vaksinasi COVID-19 sangat penting untuk melindungi kelompok masyarakat yang rentan. "Dengan vaksinasi diharapkan terjadi kekebalan kelompok agar kita semua sehat," kata Indah Rahmawati di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Ahad. Masyarakat harus berperan aktif menyukseskan program vaksinasi dan tidak ragu dengan keamanannya. "Insya Allah vaksinasi COVID-19 aman untuk masyarakat asal sesuai dengan persyaratan skrining yang sudah ditetapkan oleh pemerintah," katanya. Baca juga: Ahli: Masyarakat harus sukseskan program vaksinasi COVID-19 Sebelum vaksinasi akan ada pemeriksaan kesehatan dan pengisian formulir skrining yang harus diisi sehingga memenuhi syarat vaksinasi yang aman. "Vaksinasi bukan obat penyembuh sakit, melainkan upaya untuk membuat kita punya kekebalan tubuh alami sehingga tidak tertular sakit atau kalaupun tertular dan sakit, diharapkan tidak bergejala berat," katanya. Ia mengajak masyarakat untuk bersama-sama menyukseskan program vaksinasi guna mempercepat upaya pengendalian pandemi COVID-19. Sementara itu, ahli epidemiologi lapangan dari Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto dr. Yudhi Wibowo mengatakan bahwa masyarakat harus ikut berperan aktif menyukseskan program vaksinasi guna mempercepat penanganan pandemi COVID-19. "Kepada semua masyarakat terutama mereka yang masuk kelompok risiko tinggi yaitu lansia, mereka yang punya komorbid, mereka yang usia di atas 45 tahun atau yang banyak berinteraksi dengan orang lain maka diharapkan dapat menyiapkan diri ikut vaksinasi," katanya. Baca juga: Bupati Temanggung ajak warga jalani vaksinasi COVID-19 tanpa takut Kendati demikian, kata dia, jika nantinya telah mendapatkan vaksinasi, masyarakat tetap harus menaati protokol kesehatan pencegahan COVID-19. "Tetap pakai masker, cuci tangan, jaga jarak, menghindari kerumunan, dan membatasi mobilitas," katanya. Sosialisasi mengenai program vaksinasi, kata dia, harus bersifat menyeluruh dan sampai ke seluruh lapisan masyarakat.