Kesbangpol Jawa Tengah lakukan pemantapan ketahanan ekososbud di Temanggung

antarajateng 23-02-21 05:17 lain-lain

Temanggung (ANTARA) - Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Jawa Tengah melakukan pemantapan ketahanan ekonomi, sosial, dan budaya dalam upaya memperkuat integrasi daerah di Kabupaten Temanggung, Senin. Kegiatan yang diikuti oleh perwakilan organisasi kemasyarakatan dan lembaga swadaya masyarakat tersebut dibuka oleh Pelaksana Tugas Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Temanggung M. Romadhon mewakili Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Pemprov Jateng Haerudin. Haerudin dalam sambutan tertulis yang disampaikan Romadhon mengatakan bahwa kegiatan ini sangat strategis dan tepat sekali pada masa pandemi COVID-19 seperti ini untuk memantapkan ketahanan ekonomi di daerah. Untuk mengantisipasi gejolak sosial masyarakat yang diakibatkan pandemi COVID-19, kata dia, butuh kerja sama dan sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan elemen masyarakat, terutama pelaku ekonomi dengan melakukan dan memupuk roda perekonomian sehingga iklim kondisif NKRI tetap terjaga. Upaya yang dilakukan, antara lain menciptakan situasi dan kondisi yang kondusif di daerah, memelihara stabilitas ekonomi yang sehat dan dinamis, menciptakan kemandirian ekonomi, mengembangkan ekonomi kreatif, dan meningkatkan daya saing produk unggulan daerah untuk mewujudkan kemakmuran rakyat yang adil dan merata. Selain itu, melakukan identifikasi dan analisis terhadap permasalahan terkait dengan ketahanan ekonomi yang dapat mengganggu stabilitas daerah dan mengancam keutuhan NKRI. Meningkatkan kapasitas aparatur yang membidangi urusan kesatuan bangsa dan politik dalam menetapkan kebijakan dan ketahanan sumber daya alam, ketahanan perdagangan, investasi, fiskal dan moneter, perilaku masyarakat, kebijakan dan ketahanan lembaga usaha ekonomi, kebijakan, dan ketahanan organisasi kemasyarakatan di bidang perekonomian. Di samping itu, melakukan terobosan-terobosan dalam dunia perdagangan sehingga proses jual beli tetap berjalan tanpa bertemu, tanpa tatap muka dengan memanfaatkan kecanggihan teknologi. Dalam mewujudkan berbagai program pembangunan di Jateng, dia memandang perlu adanya dukungan investasi dari kabupaten/kota untuk bersama-sama membangun kemajuan ekonomi dan kemakmuran serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat sehingga perlu komitmen untuk sinergitas yang baik antara pemerintah dan dunia usaha. Dalam kegiatan tersebut menghadirkan tiga pembicara dari DPRD Provinsi Jawa Tengah, yakni Sekretaris Komisi C Kenri Wicaksono, anggota Komisi B Peni Dyah Perwitosari, dan anggota Komisi E Ahmad Fadlun.