Harga naik, penjualan cabai rawit di Solo anjlok

antarajateng 15-02-21 20:10 ekonomi

Solo (ANTARA) - Penjualan komoditas cabai rawit merah oleh pedagang di Kota Solo mengalami penurunan karena lonjakan harga yang terjadi sejak beberapa hari terakhir. "Karena pembeli berkurang ya saya terpaksa mengurangi kulakan saya," kata salah satu pedagang cabai Darsi di Pasar Legi Solo, Senin. Jika di hari biasa ia bisa menyetok dagangan hingga 3 kuintal, selama kenaikan harga ini hanya menyetok 50 kg/hari. Menurut dia, banyak pembeli yang mengurangi volume pembeliannya karena kenaikan harga yang cukup tinggi. Ia mengatakan saat ini harga cabai sendiri di angka Rp78.000/kg. Meski masih cukup tinggi, dikatakannya, harga ini mulai mengalami penurunan dari hari sebelumnya Rp85.000/kg. "Sebelum Rp85.000/kg ini harganya Rp80.000/kg. Kalau hari ini mulai turun di harga Rp78.000/kg," katanya. Meski demikian, diakuinya, kenaikan harga hanya terjadi pada komoditas cabai rawit merah. Ia mengatakan untuk cabai merah keriting di harga Rp38.000/kg, cabai merah besar stabil di harga Rp30.000/kg, dan cabai rawit hijau Rp20.000/kg. "Saya mendatangkan cabai ini dari Jawa Timur. Kalau penyebab kenaikan saya juga tidak tahu, padahal barangnya banyak. Saya tidak kesulitan cari barangnya," katanya. Baca juga: Harga cabai rawit merah di Solo tembus Rp75.000/kg Sementara itu, salah satu pembeli Yanti mengatakan terpaksa mengurangi pembelian cabai yang biasanya digunakan membuat sambal untuk berjualan. "Saya biasanya beli 1 kg/hari, tetapi karena harga naik banyak ya sekarang hanya beli 1/4 kg/hari. Selain itu porsi juga saya kurangi, biasanya satu porsi makan saya beri satu sendok sambal, saat ini hanya setengah sendok," katanya. Baca juga: Harga cabai rawit merah di Purwokerto tembus Rp75.000/kg Baca juga: Bupati Temanggung minta petani tak ulangi kasus pengecatan cabai