Rebutan Sopir Saliman Setelah Putus, Tyas Mirasih dan Raffi Ahmad Ingin Pakai Jasanya

tribunnews 06-02-21 15:22 entertainment

TRIBUNJATENG.COM - Setelah putus, rupanya Raffi Ahmad dan Tyas Mirasih sempat berebut sopir bernama Saliman. Saat ayah Tyas Mirasih kritis di rumah sakit, ia sempat memanggil Saliman dan meminta sopir itu untuk menjaga anak-anaknya. Namun rupanya Saliman lebih memilih bekerja dengan Raffi Ahmad. Kisah itu diceritakan Saliman dan Raffi Ahmad dalam kanal Youtube Rans Entertainment, Rabu (3/2/2021). Sopir Raffi Ahmad Sebut Bosnya Baik: Saya Bakar Lamborghini Aja Enggak Marah Gading Tak Sengaja Upload Jadwal & Tarif Raffi Ahmad, Andhika Pratama Langsung Minta Naik Harga Anak Dibunuh Ibu Kandung dan Ayah Tiri, Mayat Dimasukkan ke Dalam Drum Isi Air, Ibu Angkat Menyesal Mayat Sugiarti Baru Dilepas Buaya Setelah Disetrum Warga Saliman sendri sudah belasan tahun kerja dengan Raffi Ahmad. Awalnya ia merupakan sopir untuk aktris Tyas Mirasih. "Saya jadi sopir kan pas bos masih pacaran sama Tyas. Saya awalnya jadi sopirnya Mbak Tyas. Tapi diminta jadi sopir mas (Raffi) sementara," cerita Saliman. Ketika itu sopir Raffi Ahmad, Wawan baru saja mengalami kecelakaan. Di mana ia menjadi korban pembacokan dari maling yang ingin mencuri di rumah majikannya. Saat kejadian itu, Wawan mengalami luka bacok di tangannya hingga jempolnya hampir putus. Terkait kondisi tersebut, Raffi Ahmad memutuskan untuk mengistirahatkan sopirnya. Lantas Saliman dihubungi untuk menyopiri Raffi Ahmad dan menggantikan Wawan selama tiga bulan. "Dulu saya punya teman jadi sopirnya Tyas, waktu itu Pak Wawan kecelakaan pulang. Jadi cari sopir nah saya dipanggil, tiga bulan waktu itu bawa Mas Raffi," tuturnya. Setelah tiga bulan, Wawan sudah bisa kembali bekerja dan Saliman memutuskan untuk mundur. Namun oleh Raffi Ahmad ia tak diperbolehkan keluar dan mencari pekerjaan lain. Bahkan, Saliman tetap digaji oleh presenter 33 tahun ini tapi tak bekerja. Merasa tak enak, satu bulan kemudian ia pamit untuk bekerja di tempat lainnya. Sampai suatu ketika, Tyas Mirasih kembali menghubunginya dan meminta untuk menjadi sopir. Sejak saat itu, Saliman menjadi sopir Tyas Mirasih selama enam tahun. "Setelah itu saya jadi Sopirnya Mbak Tyas selama 6 tahun," beber Saliman. Tak sampai di situ, suatu hari Raffi Ahmad kembali menghubunginya dan meminta untuk jadi sopir. Namun saat itu ia tengah bingung karena mendapatkan amanah dari orangtua Tyas Mirasih. "Padahal waktu itu aku dilema banget, papanya Tyas nitip anak-anaknya. Saya dipanggil ke Rumah Sakit. Papanya Tyas meluk saya dan bilang nitip anak-anaknya. Akhirnya meninggal dan nggak lama saya ditelpon Raffi Ahmad, makannya saya delima," tambahnya. Dengan penawaran gaji yang lebih besar, Saliman memutuskan untuk pindah kerja dengan Raffi Ahmad. "Wah berarti lo enggak amanat dong," tutur Raffi Ahmad. "Ya kan anaknya sudah pada besar-besar juga," belas Saliman. Kepada Tyas Mirasih, Saliman beralasan ingin melengkapi berkas-berkas untuk persyaratan menikah. Padahal menurut pengakuannya, semua dokumen sebenarnya sudah selesai. "Saya bilangnya izin pulang kampung buat urus surat-surat nikah. Padahal sudah lengkap. Aduh ini kalau ditonton mbak Tyas nanti marah lagi," ungkap Saliman. "Enggak mungkin Tyas Mirasih marah. Baek dia orangnya," tandas Raffi Ahmad. Raffi Ahmad Tak Marah Lamborghininya Terbakar Saliman, sopir pribadi Raffi Ahmad mengatakan jika suami Nagita Slavina itu sangat baik. Bahkan saat tragedi mobil Lamborghini Aventador terbakar di Simpang Bundaran Kecil pada Oktober 2019 silam, Raffi Ahmad tidak marah. Awalnya Raffi Ahmad menanyakan perasaan Salimin menjadi sopir pribadinya. "Lo seneng kerja sama gue? Gue enggak suka marah kan?" tanya Raffi Ahmad. Saliman pun takjub dengan kebaikan Raffi Ahmad. "Baik banget, aman, enggak pernah marah, buktinya saya bakar Lamborghini Aja Enggak marah," tutur Salimin membuat Raffi Ahmad tertawa kesal. "Itu kebakar gara-gara elu," tutur Raffi Ahmad. Mendengar itu, Saliman pun tidak mau disalahkan. "Kan pakai Lamborghini disuruh pak bos. Lagian saya sudah telepon dua kali bilang mobilnya panas, perlu menepi. Tapi kata Pak Iwan yang satu mobil sama bos bilang nunggu di depan," bela Saliman. "Ya menepi tinggal menepi. Itu kayaknya di tanjakan kamu nyalain automaticnya. Harusnya pakai gigi satu, dua," tutur Raffi Ahmad lagi. "Iwan satu mobil sama gue enggak kasih tau kalau Lamborghininya panas. Dia ngasih tau pas udah kebakar. 'Pak, Lambonya kebakar'. Pas gue nengok ke belakang, itu kayak film-film action. Udah asap ngebul," beber Raffi Ahmad. Setahun berlalu setelah peristiwa itu, Lamborghini Raffi Ahmad belum juga selesai reparasinya. "Udah setahun tapi belum jadi-jadi. Padahal udah beli mesin-mesin dari Italia," keluhnya. Selengkapnya: (*) Pawit Ditemukan Tewas Gantung Diri di Temanggung, Belum Diketahui Motifnya Kronologi Perusakan Mobil Kades di Rembang yang Diduga Selingkuh dengan Warganya Daftar 27 Jalan Terendam Banjir Semarang Ketinggian 20 Centimeter hingga Satu Meter Ini yang Dilakukan Satpol PP Tegal Saat Temukan Warung Masih Buka saat Jateng di Rumah Saja