Tubuh Pak Muh Tembalang Terbakar Senggol Kabel Listrik, Saksi: Saya Dengar Suara Gedebuk

tribunnews 20-01-21 18:13 nasional

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pekerja bangunan bernama Muhammad (54) atau Pak Muh tersengat listrik saat bekerja di Masjid Miftahul Huda Jalan Diponegoro,Tegasari, Candisari, Kota Semarang, Rabu (20/1/2021) pukul 14.30 WIB. Beruntung korban yang merupakan warga Meteseh, Tembalang, Kota Semarang, hanya mengalami sejumlah luka bakar. Sopir Ambulans Jemput Pasien Tabrak Emak-emak di Semarang, Polisi: Lampu Sudah Menyala Merah Kecelakaan Emak-emak Tabrak Ambulans di Kaliwiru Semarang, Tidak Mau Ngalah Beri Jalan Orang-orang Desa Merampas Mayat Pasien Corona di RSUD Waluyo Jati Kraksaan, TNI Polri Kalah Jumlah Tebang Pohon Jati yang Ditanam Sendiri di Kebun Sendiri, Tiga Petani Divonis 3 Bulan Penjara Kini korban sudah dilarikan warga dan rekan kerjanya ke rumah sakit. "Iya tadi saya mau salat asar. Tiba-tiba ada suara keras. Disusul teriakan teman korban yang minta tolong. Setelah saya cek korban sudah alami luka bakar. Saya lekas cari mobil ke warga untuk evakuasi korban," jelas takmir Masjid Abdul chobir (65) kepada Tribunjateng.com. Dia menerangkan, setelah itu tak mengetahui kondisi korban. Yang jelas korban masih selamat meski keadaan memprihatinkan. "Alhamdulillah korban selamat. Sekarang di RSMT Wongsonegoro," ungkapnya. Menurutnya, korban bersama tujuh rekannya sedang merenovasi Tempat Pendidikan Alquran (TPQ) yang bersebelah dengan Masjid. Para pekerja hendak memasang lisplang bangunan di lantai dua gedung tersebut. "Mereka kerja di sini sudah tiga minggu, dari awal kerja baru kali ini ada insiden," paparnya. Sementara itu, kepala tukang bangunan, Supami (51) mengatakan, korban tersengat listrik diduga akibat menyenggol kabel PLN yang melintang persis di atas gedung yang mereka kerjakan. Tak hanya satu kabel, di dekat tempat mereka kerja, di lantai 2 memang ada belasan kabel yang melintang. "Itu kabel tegangan tinggi semua. Saya kira belum menyenggol namun besi dekat dengan kabel. Sebab petugas PLN memang sudah menyarankan ke kami agar hati-hati. Warga menunjukan lokasi pekerja bangunan tersengat listrik di Masjid Miftahul Huda Jalan Diponegoro,Tegasari Candisari, Kota Semarang, Rabu (20/1/2021). (Tribun Jateng/ Iwan Arifianto) Jarak 10 sentimeter saja kabel sudah nyetrum jika ada benda konduktor," terang pria Temanggung yang akrab disapa Pami ini. Dia melanjutkan, sebelum kejadian korban hendak memasang besi hollow sepanjang 2,5 meter untuk lisplang bangunan. Hanya saja ketika itu mungkin kurang waspada sehingga menyenggol kabel tersebut. "Enggak tau kenapa korban bisa lengah. Dia tiba-tiba tersengat arus listrik dan langsung terjatuh dengan suara gedebuk," paparnya. Padahal,sambung dia, sebelum bekerja telah menyarankan kepada tujuh rekannya yang lain agar berhati-hati termasuk kepada korban. Sebenarnya pekerjaaan hari ini yang hanya memasang besi tak terlalu berbahaya karena agak jauh dari kabel. Berbeda dengan pengerjaan kemarin Selasa (19/1/2021),yang harus memasang besi lebih dekat dengan kabel namun dapat diselesaikan dengan lancar. "Mungkin lagi apes saja. Ini kami juga mau libur dulu," ungkapnya. Di sisi lain, dia bersyukur. Pasalnya korban masih bisa selamat. Korban hanya mengalami luka bakar dari pundak hingga ujung kaki sebelah kanan. Bahu sebelah kanan juga mengalami luka bakar. "Sudah bawa ke Rumah Sakit RSMT Wongsonegoro. Korban diopname di rumah sakit tersebut," jelasnya. (Iwn) Ruben Onsu Miliki Chef Pribadi di Rumah: Sudah Lolos Tes Pemakaman Captain Didik Gunardi Korban Sriwijaya Air Disambut Hujan Deras, Suara Tangisan Bersahutan Tagar Nobita Jadi Trending Twitter Netizen Sebut Shizuka, Ada Apa? Dies Natalis Ke-2, Universitas Ivet Semarang Gelar Ngaji Bareng Gus Baha