Alokasi Pupuk Bersubsidi di Temanggung Naik 124 Persen

magelangekspres 14-01-21 02:07 nasional

MAGELANGEKSPRES.COM,TEMANGGUNG Kebutuhan pupuk petani Temanggung di tahun 2021 ini akan terpenuhi seiring dengan naiknya alokasi pupuk kimia bersubsidi di Kabupaten Temanggung pada tahun 2021. Kepala Dinas Tanaman Pangan, Pertanian dan Perikanan Kabupaten Temanggung Joko Budi Nuryanto mengatakan, alokasi pupuk kimia bersubsidi tahun 2021 ini naik sebanyak 124 persen dari alokasi tahun 2020 lalu. Tahun 2020 kemarin alokasi hanya sebanyak 17.052 ton, untuk tahun 2021 ini alokasinya menjadi sebanyak 38.293 ton atau naik sekitar 124 persen dari alokasi tahun 2020, terangnya, Rabu (13/1). Menurutnya, naiknya alokasi pupuk kimia bersubsidi tahun 2021 ini jika dilihat dari pengajuan alokasi pupuk di tahun 2021 adalah sebanyak 99,9 persen. Tahun 2021 ini kami mengajukan sebanyak 38.304 ton pupuk, dan disetujui sebanyak 38.293 ton, jelasnya. Ia menyebutkan, alokasi pupuk sebanyak 38.293 ton ini terdiri dari berbagai jenis pupuk kimia bersubsidi. Pupuk SP36 dari usulan 20.655 ton disetujui 19.932 ton, pupuk ZA dari usulan 29.900 ton disetujui 22.664 ton, dan pupuk NPK dari usulan 39.993 ton disetujui 14.111 ton. Sebagian besar dari pengajuan alokasi pupuk yang kami ajukan ini disetujui diatas 50 persen dari pengajuan, terangnya. Menurutnya dengan alokasi pupuk urea, SP36, dan ZA tersebut sudah bisa mencukupi semua kebutuhan petani di Kabupaten Temanggung tahun 2021. Baca Juga Pembangunan Gerbang Kalpataru di Blondo Dimulai Kegunaannya pupuk tersebut untuk tanaman pangan, hortikultura, dan tanaman perkebunan, katanya. Joko menuturkan selain urea ada beberapa jenis pupuk subsidi lain yang dialokasikan untuk Temanggung dan tahun ini Temanggung mandapatkan satu jenis pupuk baru yang tahun sebelumnya tidak ada, yaitu pupuk organik cair. Dengan mendapat alokasi pupuk organik cair ini harapannya petani semakin meningkat penggunaan pupuk organik dan tahun ini juga tetap mendapat alokasi pupuk organik granul, katanya. Ia menyampaikan untuk menindaklanjuti hal tersebut dalam waktu dekat pihaknya akan berkoordinasi dengan para distributor dan para kios pupuk lengkap (KPL), karena mereka yang berhak langsung menyediakan pupuk bagi para petani Kami sudah menerbitkan SK alokasi pupuk per kecamatan pada 5 Januari 2021 dan sudah kami sampaikan ke para distributor sehingga hari ini pun tidak boleh ada lagi keluhan kalau belum ada pupuk. Karena sebetulnya sejak 5 Januari kemarin prinsip sudah tersedia pupuk, katanya. Joko menyampaikan total luas areal tanam di Kabupaten Temanggung hampir 160.000 hektar, dengan jenis tanaman, antara lain padi, jagung, tembakau, kopi, dan hortikultura. Atas dasar luasan tanam ini kemudian kami mengajukan alokasi pupuk untuk tahun 2021, dan disetujui 99,9 persen dari pengajuan, jelasnya. Ia berharap, dengan bertambahnya alokasi pupuk di tahun 2021 ini, ke depan selama musim tanam di tahun 2021 ini tidak ada lagi petani yang mengeluhkan kesulitan mendapatkan pupuk. Kami berharap dengan alokasi tersebut, kedepan tidak ada lagi keluhan tentang kelangkaan pupuk urea khususnya, harapnya. (set).